Show simple item record

dc.contributor.advisorWidyastutik
dc.contributor.authorRofifah, Nisrina
dc.date.accessioned2017-11-03T07:09:12Z
dc.date.available2017-11-03T07:09:12Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88241
dc.description.abstractAPEC (Asia-Pasific Economic Cooporation) merupakan integrasi ekonomi dengan 21 negara anggota yang telah dibentuk pada tahun 1989. APEC memiliki ruang lingkup yang luas pada perdagangan jasa khususnya sektor jasa telekomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi impor jasa telekomunikasi serta mengestimasi ekuivalen tarif impor untuk melihat seberapa besar hambatan perdagangan jasa telekomunikasi pada masing-masing negara APEC. Metode analisis yang digunakan untuk penelitian ini adalah pendekatan gravity model dengan analisis regresi data panel. Data bersumber dari GTAP (Global Trade Analysis Project), UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development), dan APEC Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB riil, jarak, bahasa, dan sejarah kolonial signifikan memengaruhi impor. Estimasi ekuivalen tarif impor diantara negaranegara APEC menunjukkan bahwa Meksiko, Filipina, Peru dan Selandia Baru merupakan negara yang memiliki hambatan perdagangan jasa telekomunikasi paling tinggi, sedangkan hambatan paling rendah ialah Kanada, Amerika Serikat, dan Malaysia.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcTariffsid
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleEkuivalen Tarif dan Determinan Impor Jasa Telekomunikasi di Negara APECid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAPECid
dc.subject.keywordgravity modelid
dc.subject.keywordhambatan perdaganganid
dc.subject.keywordperdagangan jasaid
dc.subject.keywordtelekomunikasiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record