Show simple item record

dc.contributor.authorSudhawasa, Budi Dharma
dc.date.accessioned2010-04-27T06:27:05Z
dc.date.available2010-04-27T06:27:05Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/8781
dc.description.abstractMigrasi kerja adalah perpindahan kerja tanpa memperhatikan adanya perpindahan secara geografis. Migrasi kerja ini dilakukan sebagai respon individu atau kelompok masyarakat karena kurang terpenuhinya berbagai kebutuhan seperti papan, pangan, sandang, dan pendidikan. Nelayan adalah tenaga kerja yang pekerjaannya menangkap ikan, baik sebagai langsung (seperti para penebar dan penarik jaring), maupun secara tidak langsung (seperti juru mudi perahu layar, nahkoda kapal ikan bermotor, ahli mesin kapal, juru masak kapal penangkap ikan, termasuk juragan kapal yang ikut melaut) di perairan Indonesia, seperti dari Teluk Jakarta sampai ke Kepulauan Seribu, Sumatera, bahkan sampai Lombok. Non Nelayan adalah tenaga kerja yang pekerjaannya bukan sebagai nelayan, tapi bias merupakan matapencaharian yang menyangkut perikanan, seperti pedagang ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis dan karakteristik pekerjaan yang dimasuki para responden, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nelayan untuk melakukan migrasi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi migrasi kerja nelayan ke non nelayan dikelompokkan menjadi dua, yaitu faktor pendorong dan faktor penarik. Faktor-faktor yang mendorong nelayan untuk beralih profesi adalah banyaknya jumlah tanggungan keluarga, jam kerja yang tidak menentu, dan ketidakpastian pendapatan. Faktor-faktor yang membuat nelayan tertarik untuk beralih profesi adalah pendapatan yang relatif besar dan kenyamanan bekerja (kepastian dalam memperoleh pendapatan dan lamanya jam kerja). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa rata-rata jenis pekerjaan yang dipilih oleh para responden adalah sebagai pedagang. Di samping perolehan pendapatan yang relatif besar, waktu yang digunakan pun relatif sedikit. Hal ini memungkinkan para responden untuk memenuhi kebutuhannya serta lebih peduli pada pendidikan anak. Sebanyak 58,82% responden mengalami penurunan jumlah jam kerja. Selain itu, 94,12% responden mengalami peningkatan produktivitas yang dihitung berdasarkan pendapatan per bulan dibagi jumlah jam kerja responden selama satu bulan.id
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subjectmigrasiid
dc.titleFaktor-faktor yang mempengaruhi migrasi kerja nelayan ke non nelayan di muara angke, kelurahan pluit, kecamatan penjaringan, jakarta utaraid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record