Show simple item record

dc.contributor.advisorSolihin, Akhmad
dc.contributor.advisorWisudo, Sugeng Hari
dc.contributor.authorArmawanti, Safira
dc.date.accessioned2017-08-08T03:52:11Z
dc.date.available2017-08-08T03:52:11Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87726
dc.description.abstractCantrang merupakan salah satu jenis alat tangkap yang termasuk pukat tarik dan dioperasikan di dasar perairan. Cantrang terdiri dari empat bagian utama yaitu, kantong, badan, sayap, dan mulut. Di sisi lain, cantrang merupakan alat penangkapan ikan tradisional yang sebagian besar digunakan oleh nelayan Pantai Utara Pulau Jawa, sehingga pelarangan cantrang akan menimbulkan dampak bagi kehidupan nelayan. Dampak ekologis pelarangan cantrang akan menimbulkan dampak positif bagi kondisi lingkungan, namun kenyataan tersebut akan berbanding terbalik dengan dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan. Pada aspek ekonomi, pelarangan cantrang akan memengaruhi tingkat pendapatan, jumlah hasil tangkapan, dan diferensiasi alat tangkap. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 sebagaimana telah dicabut oleh Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 71 Tahun 2016 yang menegaskan bahwa alat tangkap cantrang dilarang pengoperasiannya di semua jalur penangkapan ikan di seluruh WPPNRI.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcFisheries Resources Utilizationid
dc.subject.ddcSocial Economicsid
dc.subject.ddcRembangid
dc.subject.ddcJawa Tengahid
dc.titlePotensi Dampak Pelarangan Cantrang Ditinjau dari Segi Perekonomian Masyarakat di PPP Tasikagung Rembangid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordCantrangid
dc.subject.keyworddampak ekonomiid
dc.subject.keywordpelaranganid
dc.subject.keywordperaturanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record