Show simple item record

dc.contributor.advisorArtika, I Made
dc.contributor.advisorSiregar, Josephine Elizabeth
dc.contributor.authorPravitasari, Normalita Eka
dc.date.accessioned2017-07-03T05:32:56Z
dc.date.available2017-07-03T05:32:56Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87374
dc.description.abstractMalaria merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Plasmodium spp. dan dapat mengakibatkan kematian. Resistensi menjadi tantangan terbesar dunia dalam pengobatan malaria. Penyebab umumnya terjadi karena satu atau lebih mutasi genetik pada molekul target obat antimalaria. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi adanya infeksi malaria serta mendeteksi adanya polimorfisme pada gen dihidropteroat sintase (dhps) dan dihidrofolat reduktase (dhfr) secara molekuler pada Plasmodium spp. di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi yang berkaitan dengan resistensi terhadap obat antimalaria jenis sulfadoksin-pirimetamin dengan metode PCR. Dari 663 sampel darah penduduk Kabupaten Merangin yang disimpan pada kertas filter dan dianalisis secara molekuler, terdapat tiga sampel (0.45%) terinfeksi P. vivax. Tidak ditemukan adanya mutasi pada gen dhps dari ketiga sampel yang teridentifikasi positif malaria namun ditemukan adanya triple mutasi F57L/S117T/I173F pada gen dhfr dari dua sampel positif malaria. Ketiga mutasi titik tersebut diketahui berperan dalam terjadinya resistensi P. vivax terhadap jenis obat pirimetamin.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcBiochemistryid
dc.subject.ddcInfectious diseaseid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcJambiid
dc.titleSurvei Molekuler Resistensi Sulfadoksin-Pirimetamin pada Plasmodium spp. di Kabupaten Merangin Provinsi Jambiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordgen dihidrofolat reduktaseid
dc.subject.keywordgen dihidropteroat sintaseid
dc.subject.keywordJambiid
dc.subject.keywordP. vivaxid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record