| dc.description.abstract | Model jaringan syaraf tiruan (JST) digunakan untuk menduga gas N2O yang
diemisikan dari padi sawah dengan beberapa perlakuan rezim air. Tujuan dari
penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan lingkungan mikro dengan
berbagai rezim air terhadap fluks gas N2O, memprediksi jumlah fluks gas N2O,
dan melakukan validasi model JST. Penelitian dilakukan di Laboratorium Lapang
Teknik Sipil dan Lingkungan-IPB dari Februari sampai Agustus 2016. Lahan padi
sawah diberi perlakuan tiga rezim air yaitu rezim air tergenang, rezim air basah,
rezim air kering. JST dengan model algoritme back propagation terdiri dari layar
masukan dengan enam noda untuk parameter lingkungan mikro sedangkan gas
N2O dijadikan keluaran model tersebut. Adapun total fluks gas N2O untuk rezim
air tergenang, basah dan kering berturut-turut sebesar -25.95 mg/m2/musim, 17.32
mg/m2/musim, dan 21.16 mg/m2/musim. Dari validasi JST masing-masing rezim
air didapatkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 1, sehingga model JST
dapat diterima dan digunakan untuk memprediksi fluks gas N2O. | id |