IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Aksesi Kelor (Moringa oleifera Lam.) padaInterval Pemanenan Berbeda.

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (15.49Mb)
      Date
      2016
      Author
      Mitariastini, Ni Luh Gede
      Suketi, Ketty
      Kartika, Juang Gema
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kelor merupakan sayuran indigenous Indonesia memiliki berbagai manfaat.Budidaya kelor di Indonesia masih rendah karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan cara budidayanya, biasanya kelor digunakan sebagai tanaman pagar. Tujuan penelitian ini memperoleh informasi mengenai pertumbuhan dan produksi aksesi kelor pada interval pemanenan berbeda. Penelitian dilaksanakan bulan Januari - Juni 2016 di Kebun Percobaan Sawah Baru, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Darmaga, Bogor.Terdapat 2 percobaan dalam penelitian ini. Percobaan pertama, pertumbuhan dan produksi aksesi kelor menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) 1 perlakuan, yaitu aksesi dengan 7 aksesi yang berbeda dan 3 ulangan. Percobaan kedua;pengaruh interval pemanenan terhadap aksesi kelor menggunakan rancangan Split Plot2 perlakuan disusun dengan RKLT 3 ulangan. Petak utama adalah aksesi dengan 7 aksesi yang berbeda dan anak petak adalah interval pemanenan dengan 2 taraf, yaitu 5 dan 7 minggu. Aksesi yang digunakan adalah aksesi Tabanan, Bogor, Banyuwangi, Lhokseumawe, Halmahera Tengah, Palu, dan Solo. Percobaan pertama menunjukkan aksesi Bogor memiliki pertumbuhan dan produksi terbaik pada jumlah daun, jumlah cabang, bobot basah brangkasan, bobot basah anak daun, bobot basah cabang, rasio bobot basah daun per jumlah cabang panenan, rasio bobot basah anak daun per jumlah daun panenan, dan rasio bobot basah cabang per bobot basah brangkasan. Percobaan kedua menunjukkan aksesi Bogor pada interval pemanenan 7 minggu memiliki rasio bobot basah anak daun per jumlah daun panenan tertinggi. Penanaman kelor di Bogor atau sekitarnya sebaiknya menggunakan aksesi Bogor dengan interval pemanenan 7 minggu.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86615
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7636]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository