Analisis Kebijakan Alokasi Investasi dalam rangka mengatasi masalah Kemiskinan di Provinsi Papua
Abstract
Provinsi Papua adalah salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi daerah
paling miskin pertama dari seluruh Provinsi di Indonesia, satu pertiga penduduknya
tergolong penduduk miskin. Salah satu penyebab parahnya kemiskinan di Provinsi
Papua yaitu pengangguran dengan nilai sebesar 3,99 persen pada tahun 2015 dan
tingginya angka pekerja namun tidak dibayar di Provinsi Papua sebesar 37,14
persen pada tahun 2015. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kebijakan
alokasi tepat untuk mengatasi masalah kemiskinan di Provinsi Papua. Penelitian ini
menggunakan data sekunder periode 2010-2014. Analisis yang dilakukan dengan
Location quotient, Input-Output, Indeks komposit. Hasil Analisis menunjukan
bahwa sektor unggulan yang didapatkan adalah sektor pertambangan, penggalian
lainnya; dan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Alokasi investasi dapat
diprioritaskan pada sektor industri pengolahan; listrik, gas, dan air bersih untuk
meningkatkan kesempatan kerja. Formulasi kebijakan pada penelitian ini meliputi
alokasi dana investasi sebaiknya pemerintah lebih menciptakan iklim investasi yang
kondusif, menciptakan keterkaitan antar sektor yang tinggi, memilih subsektor yang
berbasis kuat, berorientasi subtitusi impor, serta adanya perlindungan dan fasilitas
penunjang untuk tiap sektor.

