| dc.description.abstract | Kecamatan Cisaat memiliki potensi alam cukup baik memproduksi ikan koi.
Namun, belum dioptimalkan sehingga produksi grade unggul (A dan B) masih
rendah. Perbedaan harga jual sesuai grade menimbulkan dugaan adanya gap antara
pembudidaya dan konsumen akhir sehingga perolehan keuntungan dalam sistem
pemasaran ikan koi tidak setara. Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis lembaga,
fungsi dan saluran pemasaran yang terjadi dalam sistem pemasaran ikan koi dan
mengestimasi nilai marjin pemasaran, farmer’s share dan net B/C, 2) Mengkaji
efisiensi pemasaran. Analisis kualitatif untuk mengetahui fungsi dan sistem
pemasaran ikan koi, kuantitatif untuk menghitung marjin pemasaran, farmer’s
share dan net B/C. Hasil menunjukkan, empat lembaga pemasaran terlibat, setiap
lembaga melakukan ketiga fungsi pemasaran dengan aktivitas berbeda-beda serta
terdapat enam saluran pemasaran. Marjin pemasaran terbesar grade A dan B pada
saluran V, farmer’s share terbesar diperoleh saluran VI, nilai net B/C terbesar pada
saluran V. Saluran pemasaran paling efisien adalah saluran VI karena memenuhi
seluruh indikator efisiensi pemasaran. | id |