Show simple item record

dc.contributor.advisorDjuraidah, Anik
dc.contributor.advisorAlamudi, Aam
dc.contributor.authorFebriyanti, Esa Ramadhani
dc.date.accessioned2017-05-31T03:10:29Z
dc.date.available2017-05-31T03:10:29Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85710
dc.description.abstractPenyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue seperti demam Dengue dan demam berdarah Dengue (DBD) telah menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Menurut Kemenkes RI, penyebaran virus Dengue di Indonesia setiap tahunnya cenderung mengalami peningkatan dari 2 provinsi dan 2 kota pada tahun 1968 hingga pada tahun 2013 hampir 100% provinsi dan 88% kabupaten/kota yang endemis infeksi virus Dengue. Indonesia merupakan negara dengan kasus infeksi virus Dengue tertinggi terutama pada kasus DBD di Asia Tenggara. Pada penelitian ini, persentase penderita infeksi virus Dengue di DKI Jakarta tahun 2014 menunjukkan adanya efek depedensi spasial, selain itu faktorfaktor yang diduga memengaruhi persentase penderita infeksi virus Dengue juga memiliki efek depedensi spasial. Model terbaik yang diperoleh adalah model spasial Durbin yaitu model yang melibatkan efek depedensi spasial pada peubah respon dan peubah penjelas. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata adalah rasio rumah sakit, puskesmas, dan apotek. Efek depedensi spasial peubah penjelas yang berpengaruh nyata pada model adalah kepadatan penduduk, rasio tempat praktik dokter, rasio apotek, dan rasio sekolah dasar.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcStatisticsid
dc.subject.ddcStatistical modelsid
dc.titlePenerapan Model Regresi Spasial Pada Kasus Infeksi Virus Dengue Di Dki Jakartaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordinfeksi virus Dengueid
dc.subject.keywordSARid
dc.subject.keywordSDMid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record