Show simple item record

dc.contributor.advisorKemala, Tetty
dc.contributor.advisorSjahriza, Ahmad
dc.contributor.authorWibowo, Bobby Ardiyanto
dc.date.accessioned2017-05-08T07:46:05Z
dc.date.available2017-05-08T07:46:05Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84831
dc.description.abstractMaterial yang paling sering digunakan sebagai semikonduktor pada sel surya di antaranya material yang mengandung unsur Ti, Si, Zn, dan Pb dalam bentuk oksidanya. Secara praktis, material dengan kandungan unsur-unsur tersebut bersifat mahal, toksik, tidak ramah lingkungan, dan tidak melimpah di alam. Besi pirit (FeS2) yang dikenal dengan nama “Fools Gold” memiliki potensi sebagai material semikonduktor sel surya yang murah, ramah lingkungan, dan nontoksik. Tujuan penelitian ini ialah melakukan sintesis dan pencirian nanokristalin pirit menggunakan metode hidrotermal dari FeSO4, tiourea sebagai prekursor,dan PVP sebagai agen penstabil dengan variasi waktu 12, 24, dan 36 jam pada suhu 200 C. Hasil pencirian menggunakan XRD menunjukkan semua variabel waktu menunjukkan fase tunggal pirit. Nanokristalin pirit pada variabel waktu 24 jam memiliki kristanilitas dan ukuran kristalit paling tinggi, sedangkan hasil pencirian dengan SEM menunjukkan ukuran partikel seragam dan bentuk partikel kubik menyeluruh. Analisis nilai pita celah menggunakan DRS UV-Vis dengan variasi waktu 12, 24, 36 jam secara berturut-turut diperoleh sebesar 1.085 eV, 1.528 eV, dan 1.287 eV.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcChemistryid
dc.subject.ddcSemiconductorid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleSintesis dan Pencirian Nanokristalin FeS2 (Pirit) Metode Hidrotermal Sebagai Material Semikonduktor Sel Surya.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordnanokristalinid
dc.subject.keywordpiritid
dc.subject.keywordsemikonduktorid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record