Show simple item record

dc.contributor.advisorIstomo
dc.contributor.authorAfriyani, Mia
dc.date.accessioned2017-05-08T06:39:52Z
dc.date.available2017-05-08T06:39:52Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84745
dc.description.abstractSalah satu sistem silvikultur yang resmi digunakan untuk mengelola hutan produksi mangrove sejak 1978 adalah sistem pohon induk (Seed Tree Method). Kemampuan pohon induk merekrut benih untuk memenuhi kecukupan permudaan merupakan salah satu aspek penting untuk diketahui. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai kondisi permudaan serta kemampuan pohon induk dalam merekrut jenis permudaan diberbagai petak dengan perbedaan umur tebangan. Analisis vegetasi untuk permudaan alam (semai dan pancang) dilakukan pada empat umur tebangan dengan jumlah plot sebanyak 640. Ukuran plot yang digunakan adalah 78.5 m2. Hasil penelitian yang dilakukan di PT BUMWI menunjukkan bahwa semakin besar DBH pohon induk maka akan semakin banyak semai yang dapat direkrut. Penurunan jumlah semai terjadi ketika DBH pohon induk >50 cm. DBH pohon induk tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat permudaan pancang. Keberadaan pohon induk dapat memengaruhi jenis permudaan tingkat semai yang direkrut dengan persentase antara 59.52% hingga 83.37%.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcForestryid
dc.subject.ddcSilvicultureid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcPapua Baratid
dc.titlePendugaan Potensi Perekrutan Permudaan Alam oleh Pohon Induk di Hutan Mangrove IUPHHK-HA PT BUMWI Teluk Bintuni, Papua Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordmangroveid
dc.subject.keywordperekrutan benihid
dc.subject.keywordpermudaan alamid
dc.subject.keywordpohon indukid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record