Show simple item record

dc.contributor.advisorNuryantono, Nunung
dc.contributor.authorTongato, Alfianisa
dc.date.accessioned2017-04-28T07:43:47Z
dc.date.available2017-04-28T07:43:47Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83908
dc.description.abstractKetahanan pangan nasional merupakan salah satu prioritas yang penting dalam pembangunan nasional, karena kekurangan pangan dapat menimbulkan dampak yang luas secara ekonomi, sosial, dan politik dalam suatu negara. Provinsi Jawa Barat merupakan penyumbang ketiga terbesar untuk mencukupi kebutuhan ketahanan pangan Indonesia. Tingginya konversi lahan pertanian sawah menjadi lahan nonpertanian di provinsi Jawa Barat pada tahun 2011 hingga 2014 menyebabkan produksi padi di provinsi Jawa Barat menurun. Dengan menggunakan metode panel data, studi ini menemukan bahwa variabel yang berpengaruh positif terhadap tingkat konversi lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian di provinsi Jawa Barat adalah variabel minimarket, hotel dan penginapan, pemukiman, perekonomian. Sedangkan variabel transportasi dan PAD (Pendapatan Asli Desa) berpengaruh negatif. Variabel pemukiman merupakan variabel yang paling besar memengaruhi tingkat konversi lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian di provinsi Jawa Barat.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcAgricultural economicsid
dc.titleAnalisis Konversi Lahan Pertanian Sawah menjadi Lahan Nonpertanian di Provinsi Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordKonversi lahan pertanaianid
dc.subject.keywordLahan nonpertanianid
dc.subject.keywordLahan pertanian sawahid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record