Show simple item record

dc.contributor.advisorFahmi, Idqan
dc.contributor.authorHidayati, Auliya
dc.date.accessioned2017-04-28T07:37:48Z
dc.date.available2017-04-28T07:37:48Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83901
dc.description.abstractUsaha mikro memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Masalah utama yang sering dihadapi oleh usaha mikro adalah keterbatasan modal. BMT El Hamid 156 Kota Serang merupakan salah satu lembaga keuangan mikro syariah non bank yang memberikan kemudahan bagi pengusaha mikro untuk mendapatkan tambahan modal melalui pembiayaan mudharabah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak pembiayaan mudharabah terhadap perubahan pendapatan dan perubahan keuntungan usaha mikro dan faktor-faktornya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t berpasangan dan OLS (Ordinary Least Square). Hasil uji t-berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara perubahan pendapatan dan perubahan keuntungan sebelum dan sesudah pembiayaan mudharabah. Hasil analisis dengan metode OLS menunjukkan bahwa lama pendidikan, lama usaha, jumlah pembiayaan, dan dummy sedekah berpengaruh signifikan terhadap perubahan pendapatan usaha mikro responden, selain itu lama pendidikan, jumlah tenaga kerja, lama usaha, jumlah pembiayaan, total aset, dan dummy sedekah berpengaruh signifikan terhadap perubahan keuntungan usaha mikro responden.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcFinance syariahid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcSerang-Bantenid
dc.titlePengaruh Pembiayaan Mudharabah, Karakteristik Demografi, dan Usaha terhadap Perkembangan Usaha Mikro (Studi Kasus: BMT El Hamid 156 Kota Serang)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBMTid
dc.subject.keywordOLSid
dc.subject.keywordPembiayaan Mudahrabahid
dc.subject.keywordUji t-berpasanganid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record