| dc.description.abstract | Kemiskinan dan pengangguran menjadi permasalahan multidimensi yang
mengganggu kesejahteraan penduduk Indonesia. Pemberdayaan usaha mikro dan
kecil menjadi solusi untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Namun usaha
mikro dan kecil tidak berkembang dengan baik karena mengalami keterbatasan
permodalan, aset, dan agunan, sehingga tidak bankable dan sulit untuk
mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan formal. Pemerintah
mengeluarkan kebijakan bahwa bank umum wajib memberikan pembiayaan usaha
mikro dan kecil. Bank Syariah Mandiri KCP Dramaga merupakan salah satu bank
yang memberikan pembiayaan usaha mikro dan kecil melalui pembiayaan
murabahah Warung Mikro Produktif. Diperlukan manajemen risiko yang baik
untuk meminimalisir peluang kerugian dari risiko pembiayaan default. Berdasarkan
temuan pada penelitian dengan menggunakan metode CreditRisk+, nilai expected
loss adalah sebesar Rp162 411 655.3 dan 2 nasabah berpeluang untuk default
dengan total potential loss Rp53 000 000 (0.76%) dari total exposure Rp6 936 266
368. | id |