Show simple item record

dc.contributor.advisorWidyastutik
dc.contributor.authorAzhari, Meidah
dc.date.accessioned2017-04-28T03:43:01Z
dc.date.available2017-04-28T03:43:01Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83852
dc.description.abstractRegional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) merupakan salah satu bentuk kerjasama yang diinisiasikan oleh ASEAN pada tahun 2012. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi impor pada sektor jasa finansial dan asuransi serta melakukan estimasi ekuivalen tarif untuk melihat seberapa besar hambatan dalam perdagangan jasa pada masing-masing negara RCEP. Penelitian ini menggunakan pendekatan gravity model dengan analisis regresi data panel. Data yang digunakan pada penelitian ini didapat dari data dasar GTAP (versi 6, 7, 8, dan 9) dan CEPII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB, jarak, bahasa, dan sejarah kolonial signifikan memengaruhi impor jasa finansial dan asuransi. Estimasi ekuivalen tarif menunjukkan bahwa Selandia Baru, Filipina, Cina, India, dan Korea Selatan merupakan negara yang memiliki hambatan perdagangan paling tinggi. Di sisi lain, Singapura menjadi negara dengan hambatan terkecil dibandingkan dengan negara RCEP lainnya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricutural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcFinanceid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleEkuivalen Tarif dan Determinan Impor Jasa Finansial dan Asuransi Negara RCEPid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordasuransiid
dc.subject.keywordfinansialid
dc.subject.keywordgravity modelid
dc.subject.keywordhambatan perdaganganid
dc.subject.keywordperdagangan jasaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record