Optimalisasi Usaha Budidaya Ikan Black Ghost (Apteronotus albifrons) di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
View/ Open
Date
2017Author
Amelia, Laras Febi
Kusumastanto, Tridoyo
Nababan, Benny Osta
Metadata
Show full item recordAbstract
Ikan black ghost (Apteronotus albifrons) merupakan salah satu komoditi
ikan hias yang dapat diekspor dan memiliki prospek bisnis yang bagus. Salah satu
wilayah yang membudidayakan ikan black ghost adalah Kecamatan Bekasi
Selatan, Kota Bekasi, Propinsi Jawa Barat. Produksi ikan black ghost pada tahun
2012 menurun dan mengalami peningkatan kembali di tahun 2013. Fluktuasi
tersebut diduga disebabkan oleh kurang efisiennya penggunaan faktor produksi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik usaha budidaya,
menganalisis penawaran dan permintaan ikan black ghost, mengidentifikasi
faktor-faktor yang mempengaruhi produksi, menganalisis alokasi sumberdaya
ikan black ghost secara optimal, serta mengkaji kelayakan usaha budidaya ikan
black ghost pada kondisi optimal. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode
survei, dengan empat metode analisis yaitu analisis penawaran dan permintaan,
fungsi produksi Cobb-Douglas, analisis optimasi, serta analisis biaya dan manfaat.
Harga keseimbangan ikan black ghost yaitu sebesar Rp 2.188/ekor dengan jumlah
ikan black ghost yang ditawarkan sebesar 2.205 ekor/unit usaha. Tingkat
penggunaan produksi optimal berdasarkan fungsi produksi Cobb-Douglas per
musim tanam adalah pakan sebesar 117,84 kg, benih sebesar 4.760 ekor, dan
tenaga kerja yang digunakan 5 HOK. Keuntungan yang dihasilkan pada tingkat
optimal yaitu Rp 7.997.047,87/musim tanam/unit usaha. Kegiatan budidaya ikan
black ghost di Kecamatan Bekasi Selatan layak untuk dilaksanakan, hal ini
berdasarkan nilai NPV yang positif yaitu sebesar Rp 79.687.131,11, nilai Net B/C
sebesar 3,707 dan IRR sebesar 41,84%.
