Show simple item record

dc.contributor.advisorKrisnatuti, Diah
dc.contributor.advisorMuflikhati, Istiqlaliyah
dc.contributor.authorWijirahayu, Ani
dc.date.accessioned2017-03-01T04:35:49Z
dc.date.available2017-03-01T04:35:49Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83391
dc.description.abstractUsia prasekolah merupakan salah satu periode emas tumbuh kembang anak. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua proses yang berjalan secara simultan. Gangguan pertumbuhan pada anak balita dapat menimbulkan efek negatif jangka panjang pada perkembangan kognitif dan prestasi sekolah. Anak usia prasekolah merupakan kelompok individu yang paling rentan terhadap gangguan kesehatan. Salah satu perkembangan yang penting pada anak usia prasekolah adalah perkembangan sosial emosi. Anak yang mengalami keterlambatan perkembangan sosial emosi akan berdampak negatif pada fungsi perkembangan dan kesiapan sekolah. Hal inilah yang dapat menyebabkan kualitas tumbuh kembang anak tidak tercapai secara optimal. Pola pengasuhan dan kelekatan ibu-anak sangat menentukan pencapaian kualitas fisik anak yang dapat menunjang tumbuh kembang anak dalam meningkatan sumber daya manusia (SDM). Secara umum penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pola pengasuhan dan kelekatan ibu-anak terhadap tumbuh kembang anak usia prasekolah. Tujuan khusus penelitian ini (1) mengidentifikasi karakteristik keluarga dan anak, pola pengasuhan, kelekatan ibu-anak, status kesehatan anak, pertumbuhan anak, dan perkembangan sosial emosi anak usia prasekolah; (2) mengidentifikasi pengetahuan ibu mengenai tumbuh kembang anak dan pola pengasuhan berdasarkan status pertumbuhan anak; (3) menganalisis perbedaan pengetahuan ibu mengenai tumbuh kembang anak dan pola pengasuhan berdasarkan status pertumbuhan anak; (4) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan anak usia prasekolah; (5) menganalisis faktorfaktor yang berpengaruh terhadap status kesehatan anak usia prasekolah; (6) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perkembangan sosial emosi anak usia prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Lokasi penelitian di Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor sebagai representasi daerah dengan prevalensi balita yang mengalami kurang gizi tertinggi di Kecamatan Bogor Barat. Waktu penelitian dari bulan Maret sampai April 2016. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari 100 keluarga yang dipilih secara purposive sampling dengan kriteria keluarga utuh yang memiliki anak usia 3-5 tahun yang diasuh oleh ibunya sendiri, aktif mengikuti kegiatan penimbangan berat badan (BB) balita di Posyandu setiap bulan dalam tiga bulan terakhir sebelum penelitian dan bersedia diwawancara. Responden dalam penelitian ini adalah ibu. Data sekunder diperoleh dari Posyandu berupa data berat badan anak menurut umur (BB/U) pada kartu menuju sehat (KMS). Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji independent sample t-tes, uji regresi logistik binomial, dan uji regresi linier berganda. Rataan pendidikan ibu terkategori setingkat SMA, empat per lima ibu (80.0%) tidak bekerja, rataan pendapatan keluarga per kapita Rp 471 600, dan hampir separuh keluarga (40.0%) terkategori miskin. Proporsi anak laki-laki lebih banyak (59.0%). Rataan usia anak 48.51 bulan dan sebagian besar anak (86.0%) tidak mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Empat per lima ibu (80.0%) memiliki pengetahuan mengenai tumbuh kembang anak terkategori sedang dengan indeks rataan 73.90±9.23. Hampir dua per tiga ibu (61.0%) memiliki pola pengasuhan terkategori sedang dengan indeks rataan 64.22±11.71. Hampir dua per lima anak (37.0%) memiliki riwayat ASI tidak eksklusif. Hampir tiga per empat anak (70.0%) mengalami risiko gangguan pertumbuhan. Hampir dua per tiga keluarga (61.0%) memiliki kelekatan ibu-anak terkategori tidak aman (insecure). Sebagian besar status kesehatan anak (86.0%) terkategori sering sakit. Perkembangan sosial emosi anak secara umum terkategori sedang dengan indeks rataan (79.06±6.80), rataan tertinggi pada dimensi adaptive fuctioning (97.78±6.49) dan terendah pada dimensi compliance (58.36±18.84). Tidak terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan ibu mengenai tumbuh kembang anak pada anak yang pertumbuhan normal dan anak yang berisiko gangguan pertumbuhan (p>0.05). Akan tetapi, ibu yang memiliki anak dengan pertumbuhan normal cenderung memiliki rataan indeks pengetahuan ibu lebih tinggi (75.33±7.53) daripada ibu yang memiliki anak dengan risiko gangguan pertumbuhan (73.29±9.85). Demikian juga dengan pola pengasuhan didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara pola pengasuhan pada anak yang pertumbuhan normal dan anak yang berisiko gangguan pertumbuhan (p>0.05). Akan tetapi, ibu yang memiliki anak dengan pertumbuhan normal cenderung memiliki rataan indeks pola pengasuhan lebih tinggi (65.50±12.54) daripada ibu yang memiliki anak dengan risiko gangguan pertumbuhan (63.67±11.39). Dari berbagai variabel pertumbuhan, hanya riwayat pemberian ASI yang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan anak. Status kesehatan anak dipengaruhi signifikan oleh kelekatan ibu-anak, pendapatan keluarga per kapita, besar keluarga, dan status pekerjaan ibu. Perkembangan sosial emosi anak dipengaruhi signifikan oleh kelekatan ibu-anak, pertumbuhan anak, tingkat pendidikan ibu, dan status pekerjaan ibu. Agar anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal maka diperlukan upaya untuk memberikan sosialisasi mengenai pola pengasuhan, kelekatan ibuanak dan tumbuh kembang anak, mempromosikan tentang rumah tangga ber- Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) khususnya menimbang berat badan anak setiap bulan ke Posyandu serta pemberian ASI eksklusif, dan mengadakan pelatihan kepada para ibu di Kelurahan Balumbang Jaya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcHealth and Hygieneid
dc.subject.ddcChildren Healthid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor - Jawa Baratid
dc.titlePengaruh Pola Pengasuhan Dan Kelekatan Ibu-Anak Terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia Prasekolahid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordpola pengasuhanid
dc.subject.keywordkelekatan ibu-anakid
dc.subject.keywordpertumbuhanid
dc.subject.keywordstatus kesehatanid
dc.subject.keywordperkembangan sosial emosi anakid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record