Show simple item record

dc.contributor.advisorBudiaman, Ahmad
dc.contributor.authorWulandari, Santi
dc.date.accessioned2017-02-20T04:58:44Z
dc.date.available2017-02-20T04:58:44Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/83082
dc.description.abstractKayu sisa pemanenan di hutan tanaman Indonesia kurang mendapat perhatian dan ditinggalkan di lapangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghitung volume kayu sisa pemanenan pada petak tebang akibat pemanenan kayu di KPH Bogor dan membandingkan volume kayu sisa pemanenan dengan pedekatan dua rumus volume garis intersek dan rumus volume sebenarnya pada plot ukur contoh persegi seluas 1 ha. Metode garis intersek (Line Intersect Method, LIM) adalah metode yang cukup baik dan mewakili data jumlah kayu sisa di lapangan karena metode ini tidak hanya menghitung volume kayu sisa pemanenan yang disebabkan oleh individu pohon yang ditebang saja, namun menghitung volume dari semua kayu sisa pemanenan yang ditinggalkan di lapangan dengan luasan tertentu. Penelitian ini menggunakan 3 macam garis intersek yaitu 10 m, 20 m dan 30 m. Hasil penelitian menunjukan pendugaan volume kayu sisa pemanenan dengan menggunakan metode garis intersek cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan volume sebenarnya. Jarak garis intersek tidak berpengaruh nyata terhadap pendugaan volume kayu sisa pemanenan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcForestryid
dc.subject.ddcForest Managementid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleKuantifikasi Kayu Sisa Penebangan Di Kph Bogor Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat & Bantenid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordhutan tanamanid
dc.subject.keywordkayu sisaid
dc.subject.keywordline intersect methodid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record