| dc.description.abstract | Dalam rangka meningkatkan laju perdagangan dan memperkuat hubungan
kerjasama Indonesia bergabung dalam suatu aliansi yang disebut dengan
Kerjasama Selatan-Selatan (KSS) dan Forum for East Asia – Latin America
Cooperation (FEALAC). Kerjasama ini memberikan peluang bagi Indonesia
untuk memasuki pasar Amerika Latin. Salah satu komoditi yang menjadi
unggulan ekspor Indonesia ke Amerika Latin adalah kertas. Penelitian ini
dilakukan untuk menganalisis daya saing komparatif dan kompetitif kertas
Indonesia, menganalisis dinamika kertas Indonesia, dan mengetahui faktor-faktor
yang memengaruhi ekspor kertas Indonesia ke Amerika Latin. Metode analisis
menggunakan RCA untuk menganalisis daya saing kompetitif, EPD untuk
menganalisis dinamika ekspor, gravity model untuk mengetahui faktor-faktor
yang memengaruhi ekspor, dan Porter’s Diamond untuk menganalisis daya saing
kompetitif ekspor kertas Indonesia ke Amerika Latin selama periode 2009 sampai
2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai RCA lebih besar dari 1,
berarti komoditi kertas Indonesia memiliki daya saing komparatif yang kuat. Hasil
analisis EPD kertas Indonesia menunjukkan bahwa ada tiga negara yang
menempati posisi rising star, satu negara pada posisi lost opportunity, dua negara
pada posisi falling star, dan dua negara pada posisi retreat. Hasil estimasi gravity
model menunjukkan bahwa variabel yang signifikan adalah GDP riil perkapita
Indonesia dan negara tujuan ekspor, harga ekspor, dan jarak ekonomi, sedangkan
variabel nilai tukar tidak berpengaruh signifikan. | id |