Show simple item record

dc.contributor.advisorYusfiandayani, Roza
dc.contributor.advisorMustaruddin
dc.contributor.authorTanjov, Yulia Estmirar
dc.date.accessioned2016-12-28T03:18:44Z
dc.date.available2016-12-28T03:18:44Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/82355
dc.description.abstractSalah satu sentra kegiatan perikanan tangkap di Kota Bandar Lampung adalah PPP (Pangkalan Pendaratan Pantai) Lempasing. Alat tangkap yang digunakan di PPP Lempasing bervariasi, mulai dari skala besar sampai skala kecil sehingga hasil tangkapan bervariasi. Salah satu alat tangkap yang banyak dioperasikan nelayan PPP Lempasing adalah mini purse seine. Mini purse seine dioperasikan dengan menggunakan alat bantu cahaya. Jenis teknologi yang diterapkan tergolong modern namun jangkauan operasi masih terkonsentrasi di perairan pantai karena nelayan membatasi diri untuk beroperasi dengan sistem one-day trip dari basis perikanan terdekat. Kegiatan perikanan mini purse seine di Perairan Teluk Lampung dan PPP Lempasing belum berjalan sesuai dengan kondisi perairan di sekitarnya, terutama untuk mewujudkan usaha perikanan tangkap yang bertanggung jawab. Penelitian ini dilakukan di Perairan Teluk Lampung dan PPP (Pangkalan Pendaratan Pantai) Lempasing, Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui status pemanfaatan sumberdaya ikan, 2) mengetahui kelayakan teknis, biologi, ekonomi, dan sosial perikanan, 3) mengetahui kelayakan pengembangan usaha perikanan dengan menggunakan mini purse seine di PPP Lempasing. Beberapa metode analisis digunakan pada penelitian ini, untuk mengetahui status pemanfaatan sumberdaya ikan digunakan analisis surplus produksi seperti fishing power indeks (FPI), catch per unit effort (CPUE) dan, maximum sustainable yield (MSY), untuk mengetahui kelayakan teknis, biologi, ekonomi, dan sosial perikanan digunakan metode analisis skoring. Kelayakan usaha dilakukan untuk mengkaji keuntungan (profitability) atau kerugian dari suatu usaha, analisis yang digunakan yaitu: analisis keuntungan (, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan tangkapan mini purse seine di PPP Lempasing mengalami penurunan dari tahun 2010-2014 untuk kapal mini purse seine < 5 GT, 6-10 GT, 11-15 GT, dan pola penurunan produksi perikanan yang tinggi terjadi pada kapal mini purse seine < 5 GT. Hasil analisis dari skala prioritas dari penilaian teknis, biologi, ekonomi, dan sosial didapat bahwa kapal mini purse seine dengan ukuran 6-10 GT layak untuk kegiatan penangkapan ikan. Hasil yang didapat dari analisis kelayakan usaha adalah kapal mini purse seine ukuran 6-10 GT dan kapal mini purse seine ukuran 11-15 GT layak untuk dikembangkan, karena secara ekonomi layak dan memiliki nilai NPV > 0, Net B/C > 1, IRR > tingkat suku bunga yang berlaku, serta payback period kurang dari delapan tahun. Jenis ikan pelagis kecil yang dominan tertangkap adalah ikan selar (Selaroides sp.), ikan kembung (Rastrelliger sp.), dan ikan kwee (Carangoides chrysophrys).id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultral University (IPB)id
dc.subject.ddcFisheriesid
dc.subject.ddcFishingid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcLampung-Sumateraid
dc.titlePemanfaatan Sumberdaya Ikan Menggunakan Mini Purse Seine Di Ppp Lempasing, Provinsi Lampungid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordHasil Tangkapanid
dc.subject.keywordLempasingid
dc.subject.keywordMini purse seineid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record