Show simple item record

dc.contributor.advisorBudiardi, Tatag
dc.contributor.advisorSupriyono, Eddy
dc.contributor.authorSaputra, Ardyen
dc.date.accessioned2016-07-29T02:09:40Z
dc.date.available2016-07-29T02:09:40Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/81185
dc.description.abstractIkan sidat merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak diminati pada pasar lokal dan pasar internasional. Benih (glass eel) yang digunakan untuk kegiatan budidaya masih diperoleh dari hasil tangkapan alam dan kendala yang dihadapi adalah pertumbuhan ikan sidat yang lambat. Salah satu aspek untuk meningkatkan pertumbuhan ikan sidat adalah perbaikan kualitas air media pemeliharaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menentukan salinitas dan jumlah penambahan kadar kalsium karbonat (CaCO3) yang optimal untuk meningkatkan kinerja produksi ikan sidat. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua tahap. Tahap I merupakan penelitian pendahuluan dengan tujuan menentukan salinitas terbaik yang mendukung pertumbuhan ikan sidat A. bicolor bicolor. Tahap II merupakan penelitian utama dengan tujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian kalsium karbonat (CaCO3) pada media budidaya terhadap kinerja produksi ikan sidat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan pada tahap I diaplikasikan untuk menentukan level salinitas media pemeliharaan ikan sidat yang terdiri dari 0, 2, 4 dan 6 ppt. Pada tahap II diaplikasikan penambahan kalsium karbonat pada media budidaya dengan dosis yang berbeda, yaitu 0, 50, 100 dan 150 mg/L. Ikan sidat dengan bobot tubuh 3,00±0,56 gram/ekor dipelihara pada akuarium sistem resirkulasi berukuran 100×50×40 cm3 dengan padat tebar 4 g/L. Pemeliharaan ikan dilakukan selama 75 hari, yaitu 15 hari untuk penelitian tahap I dan 60 hari untuk penelitian tahap II. Selama pemeliharaan, ikan diberi pakan komersil (pakan pasta) dengan kandungan protein 45% sebanyak tiga kali sehari secara at satiation. Hasil penelitian tahap I menunjukkan bahwa salinitas 0 ppt menunjukkan hasil terbaik bagi kinerja produksi ikan sidat. Berdasarkan penelitian tahap I, maka salinitas 0 ppt digunakan pada penelitian tahap II. Hasil penelitian tahap II menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup 100% untuk semua perlakuan. Hasil perlakuan terbaik terdapat pada penambahan CaCO3 sebesar 50 mg/L. Perlakuan tersebut menghasilkan laju pertumbuhan mutlak biomassa 1,77 g/hari serta rasio konversi pakan 2,27, koefisien keragaman 14,79%, glukosa darah 31,33 mg/dL, tingkat konsumsi oksigen 0,41 mgO2/g/jam dan tingkat kerja osmotik (0,269 mOsm/L H2O). Kualitas air selama penelitian masih dalam kisaran yang optimum untuk pemeliharan ikan sidat, yaitu suhu 29-31oC, pH 7-8, DO 4-5 mg/L. Nilai alkalinitas dan kesadahan kalsium meningkat sesuai dengan peningkatan dosis pemberian kalsium karbonat. Penambahan kalsium karbonat (CaCO3) pada media dengan dosis 50 mg/L pada salinitas 0 ppt merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan kinerja produksi ikan sidat A. bicolor bicolor.id
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcAquacultureid
dc.subject.ddcEelsid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleKinerja Produksi Ikan Sidat Anguilla Bicolor Bicolor Berukuran Awal 3 Gram Dengan Pemberian Kalsium Karbonat (Caco3) Pada Salinitas Optimum Dalam Sistem Resirkulasiid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordAnguilla bicolor bicolorid
dc.subject.keywordkalsium karbonat (CaCO3)id
dc.subject.keywordresirkulasiid
dc.subject.keywordpertumbuhanid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record