Analisis Penerapan Hubungan Kerja Outsourcing Dan Kontrak Di Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Studi Kasus : Kabupaten Bogor 2014)
| dc.contributor.advisor | Alexandi, muhammad Findi | |
| dc.contributor.author | Muttaqin, Ari Ismail | |
| dc.date.accessioned | 2016-06-02T03:55:30Z | |
| dc.date.available | 2016-06-02T03:55:30Z | |
| dc.date.issued | 2015 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80815 | |
| dc.description.abstract | Jumlah lapangan pekerjaan yang tidak sebanding dengan jumlah angkatan kerja dapat meningkatkan jumlah pengangguran.Penerapan sistem outsourcing dan kontrak efisien dalam mengurangi jumlah pengangguran.Namun sistem ini merugikan tenaga kerja itu sendiri karena fleksibelitas terjadi pada setiap elemen.Penelitian ini menggunakan data primer melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden serta wawancara kepada narasumber dari pihak perusahaan/industri dan pihak pemerintah. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang digunakan untuk mendapatkan alasan seseorang menjadi tenagakerja outsourcing.Metode analisis kuantitatif dengan metode regresi linier bergandadigunakan untuk menjelaskan secara statistik faktor-faktor yang mempengaruhinya.Kesimpulannya adalah pelanggaran-pelanggaran peraturan ketenagakerjaan yang dilakukan pihak perusahaan kepada tenagakerja kontrak dan outsourcingterjadi pada sistem pengupahan (upah di bawah standard dan penyamarataan upah kepada tenagakerja yang belum berkeluarga dengan yang sudah berkeluarga), masa kontrak, dan penempatan tenagakerja kontrak pada core activity.Berbagai alasan yang dapat diambil adalah upaya pemenuhan kebutuhan hidup, tuntutan hidup, dan tidak mempunyai pilihan lain. Faktor-faktor yang memengaruhinya berdasarkan hasil regresi berganda adalah usia dan jenis kelamin berpengaruh nyata pada pendapatan. Penjelasan jenis usaha pokok dan usaha penunjang belum mempunyai rumusan pasti sehingga pengusaha memanfaatkan celah tersebut untuk terus menggunakan tenagakerja kontrak tidak pada tempatnya. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultural University (IPB) | id |
| dc.publisher | Bogor Agricultural University (IPB) | id |
| dc.subject.ddc | Economics | id |
| dc.subject.ddc | Employment | id |
| dc.title | Analisis Penerapan Hubungan Kerja Outsourcing Dan Kontrak Di Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Studi Kasus : Kabupaten Bogor 2014) | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | kontrak | id |
| dc.subject.keyword | outsourcing | id |
| dc.subject.keyword | tenagakerja | id |
| dc.subject.keyword | undang-undang | id |

