Show simple item record

dc.contributor.advisorMulatsih, Sri
dc.contributor.authorSari, R. Ayu Anindhia Puspha
dc.date.accessioned2016-05-26T07:01:53Z
dc.date.available2016-05-26T07:01:53Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80683
dc.description.abstractIndonesia merupakan produsen timah terbesar ke-2 di dunia setelah Cina dan menguasai 26 persen dari jumlah produksi timah dunia. Komoditi timah diperdagangkan di bursa berupa dokumen kontrak dengan mengacu pada harga timah internasional seperti London Metal Exchange (LME). Akan tetapi, harga acuan di LME sering mengalami fluktuasi harga yang besar. Pemerintah kemudian memberlakukan Permendag nomor 32/M-DAG/PER/6/2013 tentang kewajiban ekspor timah melalui bursa fisik sejak 30 Agustus 2013. Sesuai kebijakan baru tersebut dibentuklah Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) yang bertujuan agar Indonesia dapat menjadi acuan harga komoditi dunia terutama timah sehingga tidak harus bergantung pada harga timah di LME. Oleh sebab itu, perlu dianalisis bagaimanakah hubungan antara harga timah BKDI dan LME dengan metode Granger Causality dan uji kointegrasi. Terdapat hubungan dua arah yang signifikan dan hubungan jangka panjang antara harga timah LME dan BKDI. Berdasarkan hasil analisis dengan Gravity Model diperoleh bahwa kebijakan BKDI, volume ekspor, GDP negara tujuan, nilai tukar, dan populasi berpengaruh terhadap nilai ekpor timah.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicid
dc.subject.ddcEconomic policyid
dc.titleKebijakan Bursa Komoditi Dan Derivatif Indonesia Terhadap Ekspor Timahid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBKDIid
dc.subject.keywordEkspor timahid
dc.subject.keywordGranger Causalityid
dc.subject.keywordGravity Modelid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record