Show simple item record

dc.contributor.advisorFatchiya, Anna
dc.contributor.advisorAmanah, Siti
dc.contributor.authorPutri, Ike Wirdani
dc.date.accessioned2016-05-19T04:44:30Z
dc.date.available2016-05-19T04:44:30Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80496
dc.description.abstractKinerja penyuluh pertanian berkaitan dengan keberhasilan petani sebagai pelaku utama. Membangun pertanian dibutuhkan sumberdaya manusia (SDM) yakni penyuluh yang berkualitas. Untuk membangun SDM dapat dilaksanakan melalui proses pembelajaran dengan mengembangkan sistem pendidikan non formal diluar sekolah secara efektif dan efisien. Dalam hal ini, kinerja penyuluhan yang baik pada penyuluh pertanian dilaksanakan dengan cara mengadakan pelatihan, di mana penyuluh dibekali ilmu pengetahuan, keterampilan, pengenalan paket teknologi dan inovasi di bidang pertanian. Pelatihan-pelatihan yang sesuai dilaksanakan adalah dengan pendekatan pembelajaran orang dewasa. Selain itu dalam kegiatan pelatihan harus digunakan metode yang tepat serta pemberian materi yang dibutuhkan oleh penyuluh pertanian. Kinerja penyuluh akan baik bila penyuluh mampu melaksanakan unsur-unsur kesetiaan dan komitmen yang tinggi pada tugas menyiapkan kegiatan penyuluhan, kerjasama dengan petani dan pihak yang terkait. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pelatihan penyuluh pertanian berdasarkan karakteristik peserta pelatihan, kesesuaian kurikulum pelatihan, kompetensi penyuluh pelatih dan dukungan lembaga penyuluhan di BP4K Kabupaten Bungo; (2) Menganalisis kinerja penyuluh pertanian di BP4K Kabupaten Bungo; (3) Menganalisis pengaruh pelatihan non teknis terhadap kinerja penyuluh Kabupaten Bungo. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif dan didukung oleh informasi kualitatif dilakukan di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Data dikumpulkan secara sensus pada 100 penyuluh pertanian di BP4K Kabupaten Bungo yang dilaksanakan pada Mei-Juli 2015. Analisis statistik terdiri dari distribusi frekuensi, sedangkan analisis statistik inferensial menggunakan analisis regresi linear berganda dengan software SPSS versi 16.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) karakteristik penyuluh peserta pelatihan yang mempengaruhi kinerja penyuluh adalah jumlah keikutsertaan pelatihan dan motivasi; 2) tingkat kesesuaian kurikulum pelatihan yang mempengaruhi kinerja penyuluh adalah pelatihan dan sarana prasarana pelatihan; 3) tingkat kompetensi penyuluh pelatih yang mempengaruhi kinerja penyuluh adalah penguasaan penyuluh pelatih terhadap substansi materi dan kemampuan merencanakan pembelajaran; 4) dukungan lembaga penyuluhan yang mempengaruhi kinerja adalah fasilitas dari lembaga penyuluhan dan insentif atau penghargaan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAgrivultureid
dc.subject.ddcExtentionid
dc.subject.ddc2015id
dc.titlePengaruh Pelatihan Non Teknis Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Bp4k Di Kabupaten Bungo Provinsi Jambiid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordkinerja penyuluhid
dc.subject.keywordpelatihan non teknisid
dc.subject.keywordBP4Kid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record