Show simple item record

dc.contributor.advisorHermawan, Rachmad
dc.contributor.advisorPrasetyo, Lilik Budi
dc.contributor.authorNovita, Nur Dyah Ayu
dc.date.accessioned2016-04-27T04:36:56Z
dc.date.available2016-04-27T04:36:56Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80102
dc.description.abstractPembangunan dan penataan ruang di Kota Bogor cenderung mengarah kepada alih fungsi lahan, khususnya perubahan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi non-RTH. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan antara jumlah produsen dan konsumen oksigen, sehingga perlu dilakukan analisis kecukupan RTH di Kota Bogor berdasarkan oksigen yang diperlukan akibat perubahan tutupan lahan serta sektor energi dan domestik. Pembuatan peta tutupan lahan menggunakan metode klasifikasi terbimbing dengan berdasarkan pengambilan titik lapang tiap tipe tutupan lahan. Tahun 2014, lahan terbangun merupakan tipe tutupan lahan yang paling mendominasi di Kota Bogor sebesar 45.34% dari luasan Kota Bogor. Perubahan tutupan lahan yang terjadi di Kota Bogor berdampak pada terjadinya emisi CO2. Emisi yang diakibatkan perubahan tutupan lahan membutuhkan 23 260.92 ton/tahun oksigen. berdasarkan kebutuhan oksigen sektor energi dan domestik, oksigen yang dibutuhkan sebesar 1 980 514.62 ton/tahun. Kebutuhan oksigen tersebut seluruhnya setara dengan 4 357.16 ha lahan bervegetasi pohon.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcForestryid
dc.subject.ddcForest resourcesid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.titleKemampuan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Kota Bogor Dalam Mencukupi Kebutuhan Oksigen.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordoksigenid
dc.subject.keywordperubahan tutupan lahanid
dc.subject.keywordruang terbuka hijauid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record