Show simple item record

dc.contributor.advisorKusnadi, Nunung
dc.contributor.advisorHarianto
dc.contributor.authorSianturi, Natalina
dc.date.accessioned2016-02-26T08:24:24Z
dc.date.available2016-02-26T08:24:24Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78819
dc.description.abstractTomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memegang peran penting dalam pemenuhan pangan masyarakat dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Mengingat karakteristik tomat yang tersedia musiman (seasonal) dan perlu adanya jaminan ketersediaan tomat sepanjang tahun, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan produksinya. Produktivitas yang rendah pada usahatani tomat mengindikasikan ketidakmampuan petani tomat dalam memanfaatkan sumberdaya dan teknologi yang ada secara maksimal, yang berimplikasi pada rendahnya efisiensi suatu usahatani. Penelitian ini dilakukan pada lokasi yang merupakan sentra produksi tomat di Jawa Barat yaitu Kecamatan Ciwidey. Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani tomat di Kecamatan Ciwidey, 2) menduga tingkat efisiensi teknis usahatani tomat di Kecamatan Ciwidey dan 3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi teknis usahatani tomat di Kecamatan Ciwidey. Penelitian menggunakan data cross-section dari 100 orang petani tomat dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dari petani tomat responden menggunakan kuesioner yang disusun sedemikian rupa. Metode pengolahan data yang digunakan untuk menganalisis efisiensi teknis adalah fungsi produksi stochastic frontier Cobb- Douglas. Temuan empiris penelitian adalah indeks efisiensi teknis bervariasi, dengan nilai rataan 0.80. Nilai efisiensi teknis minimum adalah 0.47, sementara nilai maksimum adalah 0.98. Penelitian ini menyimpulkan dari fungsi produksi tomat, terdapat indikasi penggunaan input yang digunakan sudah jenuh. Dengan demikian, adanya upaya introduksi teknologi baru diyakini lebih efektif untuk meningkatkan produksi tomat. Pengalaman petani, keikutsertaan dalam penyuluhan dan frekuensi penyiangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi teknis usahatani tomat. Pemerintah diharapkan berperan dalam terobosan teknologi seperti varietas baru yang lebih unggul untuk bisa meningkatkan produksi tomat. Pemerintah perlu membentuk penyuluh pertanian yang memiliki keahlian spesifik (spesialis) dalam komoditas tomat karena berperan penting dalam meningkatkan efisiensi teknis tomat.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcAgricultural economyid
dc.subject.ddc2014id
dc.subject.ddcBandung-Jawa Baratid
dc.titleEfisiensi Teknis Tomat Di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat: Pendekatan Stochastic Frontier Analysisid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordefisiensi teknisid
dc.subject.keywordstochastic frontierid
dc.subject.keywordCobb-Douglasid
dc.subject.keywordusahatani tomatid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record