View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Produksi Benih Ikan Patin (Pangasianodon Hypophthalmus) Dengan Penambahan Sumber Karbon Berbeda Pada Sistem Budidaya Berbasis Bioflok.

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (13.75Mb)
      Date
      2015
      Author
      Apriani, Ita
      Setiawati, Mia
      Budiardi, Tatag
      Widanarni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sistem budidaya intensif menurunkan kualitas air melalui peningkatan produk sisa metabolisme seperti nitrogen organik. Penerapan teknologi bioflok adalah solusi alternatif untuk menghindari dampak lingkungan dari pembuangan nutrisi tinggi dalam sistem produksi akuakultur. Dalam teknologi disebutkan, tingkat nitrogen dikontrol dengan mendorong pertumbuhan bakteri menggunakan sumber karbon eksternal (karbohidrat). Nitrogen diserap oleh bakteri dapat disintesis menjadi protein mikroba dan merupakan sumber pakan tambahan untuk ikan budidaya. Sumber karbon organik sangat mempengaruhi pertumbuhan dan pembentukan flok. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dari teknologi bioflok menggunakan sumber karbon yang berbeda pada kinerja produksi benihikan patin (Pangasianodon hypophthalmus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulanAgustus 2014 sampai dengan bulan Januari2015, bertempat di kolam percobaan Babakan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan (3 kali ulangan) yaitu: (A) sumber karbon molase, (B) sumber karbon terigu, (C) sumber karbon tapioka, dan (D) tanpa penambahan karbon. Benih ikan patin berukuran panjang awal 2.26±0.12 cm ekor-1 dan bobot rata-rata awal0.17±0.05 g ekor-1 dipelihara selama 30 hari. Dua belas akuarium (60 cm x 30 cm x 40 cm) diisi dengan air 36 L digunakan sebagai unit percobaan budidaya.Ikan diberi makan tiga kali sehari dengan pakan komersil mengandung protein 27%. Penambahan karbon dilakukan setiap hari2 jam setelah makan dengan estimasi C/N rasio 15. Parameter pengamatan meliputi:padatan tersuspensi, volatil tersuspensi, total bakteri, volume flok, profil flok, kandungan nutrisi tepung flok, kualitas air, kelangsungan hidup, pertumbuhan panjang baku, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan, retensi protein, dan retensi lemak. Perlakuan dengan penambahan sumber karbon molase menunjukkan hasil terbaik terhadappadatan tersuspensi (849±108 mg L-1),volatil tersuspensi (40.23±0.21 mg L-1), total bakteri dalam air (7.16±0.05 Log CFU ml-1), dan volume flok (59.3±11.5 ml L-1). Selain itu, penambahan molasemeningkatkan kelangsungan hidup (97.41±0.16 %), pertumbuhan panjang baku (2.84±0.1 cm) dan menurunkan rasio konversi pakan (0.36±0.04) dibandingkan dengan kontrol.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78776
      Collections
      • MT - Fisheries [3210]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository