View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Landscape Architecture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Landscape Architecture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perencanaan Lanskap Kawasan Rawan Bahaya Petir Di Kota Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (35.65Mb)
      Date
      2015
      Author
      Windhashary, Chandika
      Pramukanto, Qodarian
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bogor merupakan salah satu wilayah di Indonesia dengan curah hujan yang tinggi. Curah hujan yang tinggi seringkali memicu terjadinya petir di wilayah Bogor ditambah karakteristik topografi yang sering memicu terjadinya awan konvektif. Intensitas petir ini ternyata sudah mendapat perhatian sejak lama oleh beberapa pihak. Dampak negatif dan positifpun mulai dikaji. Dampak negatif dari tingginya intensitas petir ini adalah kerusakan instalasi listrik, jaringan telekomunikasi, terbakarnya suatu bangunan sampai jatuhnya korban jiwa akibat sambaran petir. Jenis petir yang memberikan dampak langsung terhadap aktivitas manusia dan lingkungannya dinamakan petir CG atau Cloud-to-Ground . Kota Bogor dengan kepadatan penduduk dan pola pemukiman yang cukup padat menjadikan beberapa daerah lebih rawan mengalami kerugian akibat sambaran petir. Fenomena petir ini seringkali menyambar beberapa tempat dengan struktur yang lebih tinggi (bangunan tinggi, menara tegangan tinggi, tower BTS). Apabila struktur bangunan yang mampu menjadi pemicu sambaran petir seperti tower BTS (base transceiver station) terus dibangun dan berada dekat dengan pemukiman padat penduduk seperti di Kota Bogor, akan sangat membahayakan apabila tidak dilakukan perencanaan yang baik terhadap tata ruang yang ada. Pada tahap analisis, aspek fisik yang membentuk peta sebaran kawasan petir CG dipadukan dengan peta resiko bahaya petir yang terbentuk dari aspek landuse dan landcover. Pada tahap sintesis peta yang dianalisis akan dipadukan sehingga didapatkan peta resiko lanskap bahaya petir CG sesuai karakter dan kriteria yang telah dipadukan. Hasil perencanaan lanskap berupa Rencana Lanskap Kawasan Rawan Bahaya Petir, yang terdiri atas rencana subkawasan bahaya sangat tinggi, rencana subkawasan bahaya tinggi, dan rencana subkawasan bahaya sedang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/75836
      Collections
      • UT - Landscape Architecture [1259]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository