Show simple item record

dc.contributor.advisorBudiaman, Ahmad
dc.contributor.authorNurfadilah, Syarifa
dc.date.accessioned2015-04-28T03:45:20Z
dc.date.available2015-04-28T03:45:20Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/74879
dc.description.abstractKegiatan pemanenan kayu di hutan alam yang sudah berlangsung sampai saat ini masih belum optimal. Kayu sisa penebangan yang dihasilkan dari kegiatan pemanenan kayu kurang mendapat perhatian dari perusahaan. Besarnya potensi kayu yang belum dimanfaatkan jelas terlihat dari besarnya volume kayu sisa yang ditinggalkan bila dibandingkan dengan potensi kayu yang dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kuantitas kayu sisa di petak tebang dan menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap kuantitas kayu sisa tersebut. Kayu sisa yang diukur adalah semua jenis kayu sisa dengan diameter ≥ 10 cm yang berpotongan dengan garis transek pada 15 plot contoh. Garis transek merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Rata-rata luas plot contoh adalah 1.70 ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata volume kayu sisa adalah 120.85 m3/ha dengan rata-rata panjang garis transek 814.8 m. Pada penelitian ini faktor yang mempengaruhi kayu sisa yaitu intensitas penebangan dan kemiringan lapangan dengan p-value < 0.05.en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcForestryen
dc.subject.ddcForest managementen
dc.subject.ddc2014en
dc.subject.ddcPapua Baraten
dc.titleKuantifikasi Kayu Sisa Penebangan Dengan Metode Garis Transek (Line Intersect Method) Di Iuphhk-Ha Pt Wijaya Sentosa, Papua Baraten
dc.subject.keywordhutan alamen
dc.subject.keywordkayu sisaen
dc.subject.keywordmetode garis transeken
dc.subject.keywordpemanenan kayuen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record