Show simple item record

dc.contributor.advisorSoerianegara, Ishemat
dc.contributor.advisorRozari, M. Blantran de
dc.contributor.advisorHardjowigeno, Sarwono
dc.contributor.advisorWiradinata, Sanusi
dc.contributor.advisorFakuara, M. Yahya
dc.contributor.authorIdris, Maman Mansyur
dc.date.accessioned2010-03-23T05:03:13Z
dc.date.available2010-03-23T05:03:13Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/746
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari kegiatan penebangan dan penyaradan di hutan produksi terbatas terhadap erosi tanah yang terjadi pada bekas jalan sarad, keadaan iklim mikro serta permudaan alam guna mengarahkan upaya yang perlu dilakukan untuk menekan kerusakan lingkungan hutan akibat eksploitasi hutan, agar pemanfaatan hutan produksi alam yang berkelanjutan dapat tercapai. Penelitian dilaksanakan di areal kerja HPH PT. Indexim Utama Corp., blok tebangan 1993/1994 dan 1988/1989, RKL IV dan III tahun pertama, dari bulan September sampai dengan Oktober 1993. di-Untuk mengetahui kondisi penyebab dampak yang diamati, lakukan pengamatan terhadap pelaksanaan penebangan dan penyaradan pada 10 petak contoh berukuran masing-masing 1 ha (100 m X 100 m) yang ditempatkan secara purposive pada satu petak tebang berukuran 100 ha (1 km x 1 km). Pengamatan dilakukan dengan cara skoring terhadap 11 elemen kerja penebangan dan penyaradan yang tercantum dalam Pedoman dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sistem Silvikultur TPTI tahun 1989. Keterandalan cara pengumpulan data diuji dengan rumus korelasi product moment, sedangkan skoring hasil pengamatannya diuji dengan uji hipotesis 2. Penelitian erosi tanah dilakukan dengan cara membandingkan erosi tanah yang terjadi pada bekas jalan sarad di hutan bekas tebangan umur 1 bulan dan 5 tahun, serta di hutan perawan sebagai kontrol. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis kovariansi. Penelitian perubahan iklim mikro dilakukan dengan cara membandingkan keadaan suhu dan kelembaban udara pada lapisan tajuk, lapisan batang dan 5 cm di atas permukaan tanah serta suhu tanah dan intensitas radiasi matahari yang mencapai lantai hutan; antara hutan perawan, hutan bekas tebangan umur 1 bulan dan hutan bekas tebangan umur 5 tahun. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis grafis time series. Penelitian keadaan permudaan alam dilakukan dengan cara membandingkan tingkat semai, pancang, tiang dan juga pohon antara hutan perawan, hutan bekas tebangan umur 1 bulan dan hutan bekas tebangan umur 5 tahun. Data hasil pengamatan dianalisis secara tabulasi berdasarkan kerapatan seluruh jenis, jumlah jenis, Indeks Nilai Penting dan persen kehadiran.
dc.languageid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleDampak Penebangan dan Penyaradan di Hutan Produksi Terbatas terhadap Erosi Tanah, Keadaan Iklim Mikro serta Permudaan Alamid
dc.typeDissertation
dc.subject.keywordPenebangan hutan
dc.subject.keywordPenyaradan hutan
dc.subject.keywordHutan produksi terbatas
dc.subject.keywordErosi tanah
dc.subject.keywordJalan sarad


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record