View Item 
      •   IPB Repository
      • Student Papers
      • Program Kreativitas Mahasiswa
      • PKM - Penelitian
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Student Papers
      • Program Kreativitas Mahasiswa
      • PKM - Penelitian
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Formulasi sabun transparan antibakteri ekstrak lidah mertua sansivieria ehrenbergii sebagai sabun ramah lingkungan

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (465.1Kb)
      Date
      2013
      Author
      Ginting, Ardhi Novrialdi
      Ardani, Rahmy
      Delfitriani
      Iqbal, Muhammad
      Handoko, Briliyan Panji
      Rahayuningsih, Mulyorini
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sabun mandi merupakan bahan pembersih kulit terpenting. Produksi sabun mandi yang memenuhi persyaratan tertinggi dalam hal penampilan, konsistensi, kemampuan membusa, dan kestabilan, merupakan seni dan ilmu tersendiri. Komposisi normal dari suatu sabun mandi di antaranya 78-80% asam-asam lemak, gliserol 0-1%, garam biasa 0,2-0,5%, alkali bebas 0,03-0,05%, rosin 0-2%, superfatting agents 0-2%, antioxidant (pigmen pemutih) q.s, parfum 0,5-3,0%, aquadest 100%. Kelemahan sabun mandi pada umumnya adalah garam-garam asam lemak akan kehilangan keefektifan di dalam air sadah atau air garam yang tidak dapat ditoleransi kulit wajah. Indonesia merupakan negara tropis yang menyebabkan bakteri tumbuh dan berkembang secara cepat. Penggunaan sabun bakteri dijadikan sebagai solusi dari masalah bakteri ini. Sabun antibakteri membantu penyembuhan pada kulit yang terinfeksi bakteri serta dapat mencegah infeksi pada kulit. Hal yang mesti diperhatikan adalah, triclosan bisa berbahaya baik bagi manusia maupun lingkungan. Karena susunan kimianya mirip dengan beberapa jenis antibiotik, triclosan dipercaya ikut berkontribusi terhadap resistensi antibiotik. Sehingga meskipun kita mengkonsumsi antibiotik untuk mengatasi infeksi yang diakibatkan oleh bakteri, antibiotik tersebut tidak mampu lagi membunuh bakteri sebagaimana mestinya. Tanaman Lidah mertua (Mother in law tongue) yang dikenal dengan sebutan ilmiah Sansevieria, adalah merupakan jenis tumbuhan termasuk kelompok suku Sansevieriaceae. Tanaman ini mengandung antibiotika. Kandungan kimia yang telah diketahui terdapat pada Sansevieria adalah, polifenol, kardamin dan abamagenin. Getah spesies tertentu seperti Sansevieria ehrenbergii dipercaya mengandung antiseptik. Daunnya sering digunakan sebagai penbalut luka pada pengobatan tradisional. Daun Maasai, kelompok etnis asli Afrika yang bermukim di wilayah Kenya dan di utara Tanzania, mengunakan Sansevieria ehrenbergii untuk antiseptik, pembalut luka alami. Daun mentah yang dihancurkan digunakan untuk luka cacar air. Berdasarkan hal diatas, perlu dilakukan penelitian tentang potensi Sansevieria ehrenbergii sebagai sabun antibakteri sebagai alternatif sabun ramah lingkungan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/73993
      Collections
      • PKM - Penelitian [438]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository