View Item 
      •   IPB Repository
      • Student Papers
      • Program Kreativitas Mahasiswa
      • PKM - Penelitian
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Student Papers
      • Program Kreativitas Mahasiswa
      • PKM - Penelitian
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan ekstrak cabai (capsaicin) untuk pengobatan penyakit demodekosis pada anjing

      Thumbnail
      View/Open
      laporanAkhir_B04110121_.pdf (556.8Kb)
      Date
      2013
      Author
      Aripin, Dedi Nur
      Dhani, Raguel Rahma
      Murtiningrum, Fitria Senja
      Yasin, Muhammad Fatah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Capsaicin merupakan zat yang tidak larut dalam air, namun larut dalam lemak, sehingga dapat menembus membran sel dengan mudah. Dengan sifat seperti itu, capsaicin mungkin dapat digunakan untuk mengobati penyakit kulit pada hewan yang disebabkan oleh tungau, salah satunya demodekosis. Demodekosis merupakan penyakit pada kulit yang disebabkan tungau Demodex sp. yang hidup pada folikel rambut. Gejala penyakit ini adalah kerontokan bulu di daerah tetentu, di antaranya di sekitar mata, mulut, leher, dan siku kaki depan, yang diikuti dengan munculnya tonjolan-tonjolan pada kulit yang berwarna kemerahan. Selain itu, demodekosis yang menyebabkan gatal-gatal pada kulit membuat hewan menggaruk kulitnya dan dapat menimbulkan luka yang jika dibiarkan dapat menyebabkan infeksi. Kebanyakan kasus demodekosis ditemukan pada anjing, namun Demodex sp. juga dapat menyerang kuda, sapi, domba, kambing, babi, dan kucing. Demodekosis pada anjing disebabkan oleh Demodex sp. Selama ini demodekosis masih menjadi penyakit yang sulit dalam hal pengobatan. Pengobatan yang ada untuk demodekosis saat ini, baik berupa obat luar yang dioleskan maupun yang disuntikkan ke subkutan, masih kurang efisien dan membutuhkan waktu yang lama. Berdasarkan fakta tersebut, kami memanfaatkan capsaicin pada cabai, yang memiliki beberapa sifat khusus, sebagai obat yang efektif untuk penyakit demodekosis. Dari penelitian tentang penggunaan ekstrak cabai (capsaicin) untuk pengobatan penyakit demodekosis pada anjing yang telah dilakukan, didapatkan hasil penelitian positif ekstrak cabai (capsaicin) mampu mengobati penyakit demodekosis dan mempunyai derajat persembuhan melabihi kontrol positif (kalcimetin) yang merupakan obat penyakit demodekosis. Setelah ditemukannya capsaisin sebagai alternatif pengobatan penyakit demodekosis pada anjing diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan pengobatan yang sudah ada dirasa kurang aplikatif bagi masyarakat.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/73564
      Collections
      • PKM - Penelitian [438]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository