Show simple item record

dc.contributor.advisorBengen, Dietriech G.
dc.contributor.advisorSetyobudiandi, Isdradjad
dc.contributor.authorMudzni, Al
dc.date.accessioned2015-01-07T03:22:14Z
dc.date.available2015-01-07T03:22:14Z
dc.date.issued2014
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/73072
dc.description.abstractTeritip Baran merupakan biota yang hidupnya menempel secara permanen pada substrat seperti tiang penyangga dermaga. Secara alami teritip banyak dijumpai pada perairan pesisir Kota Dumai. Penempelan teritip pada substrat diketahui dapat merusak dan memperpendek umur suatu bangunan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sebaran kepadatan teritip intertidal pada jenis dan warna media penempelan yang berbeda. Selain itu, juga untuk mengetahui sebaran kepadatan teritip intertidal secara vertikal dan horizontal di perairan pelabuhan Kota Dumai, Provinsi Riau. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai November 2013 di Pelabuhan Pelindo I, Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Purnama dan Pelabuhan Angkatan Laut Kota Dumai. Data parameter biofisika kimiawi diukur di Laboratorium Ekologi dan Manajemen Lingkungan Perairan Universitas Riau. Contoh teritip diidentifikasi di Laboratorium Biologi Laut Institut Pertanian Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya teritip jenis Amphibalanus spp. memiliki kepadatan yang tidak merata pada jenis dan warna media penempelan yang berbeda. Tingkat kepadatan teritip ditemukan tertinggi pada media kayu yang tidak diberi warna dengan kisaran 265-506 ind/m2 dan terendah pada media fiber putih dengan kisaran 25-68 ind/m2. Kedua stasiun Pelabuhan Pelindo I dan stasiun 2 PPI Purnama merupakan stasiun yang memiliki tingkat kepadatan teritip tertinggi. Stasiun tersebut dicirikan dengan pH (7-8), salinitas (27-28 ‰), kekeruhan (2 NTU) yang tinggi dibandingkan stasiun lainnya. Sedangkan kedua stasiun Pelabuhan Angkatan Laut Bangsal Aceh merupakan stasiun yang memiliki tingkat kepadatan teritip terendah. Stasiun tersebut dicirikan dengan kecepatan arus (0,3-0,5 m/dtk) yang tinggi dibandingkan stasiun lainnya.en
dc.language.isoid
dc.titleSebaran Teritip Intertidal Dan Hubungannya Dengan Kondisi Lingkungan Perairan Di Pelabuhan Kota Dumaien
dc.subject.keywordAmphibalanus sppen
dc.subject.keywordsebaranen
dc.subject.keywordtiang pelabuhanen
dc.subject.keywordkondisi lingkunganen


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record