View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Produksi Dan Konsumsi Kedelai Nasional

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.016Mb)
      Date
      2014
      Author
      Aldillah, Rizma
      Harianto
      Daryanto, Heny K.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kedelai dijuluki sebagai Gold from the Soil, atau World's Miracle mengingat kualitas protein tinggi, seimbang dan lengkap. Konsumsi kedelai di Indonesia dipastikan akan terus meningkat setiap tahunnya mengingat beberapa pertimbangan seperti bertambahnya populasi penduduk, peningkatan pendapatan per kapita, kesadaran masyarakat akan gizi makanan. Namun produksi kedelai belum mencukupi kebutuhan lokal, sehingga pada 5 tahun terakhir impor rata-rata mencapai 80 persen per tahun (FAO, 2013), walaupun demikian, dalam rencana strategis pengembagan pertanian, Indonesia memiliki tujuan mencapai swasembada kedelai tahun 2020. Permasalahan utama adalah produksi kedelai nasional lebih rendah daripada kebutuhan dalam negeri, sehingga selalu mengalami defisit. Untuk itu, dilakukan analisis produksi dan konsumsi kedelai nasional yang bertujuan menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi produksi dan konsumsi kedelai nasional, bagaimana proyeksi produksi dan konsumsi kedelai nasional di tahun yang akan datang, serta bagaimana alternatif simulasi yang dapat dilakukan guna meningkatkan produksi kedelai nasional. Hasil analisis simultan menyimpulkan bahwa produksi kedelai nasional (PKN) dipengaruhi oleh luas area (LATKN) dan produktivitas (PRKN), dimana perubahan LATKN dan PRKN resposif terhadap LATKNt- 1 dan PRKNt-1. Sedangkan perubahan konsumsi (KKN) responsive terhadap penawaran (SKN), dimana SKN mempengaruhi harga nasional (HKN), begitupun harga impor (HKI) terintegrasi oleh HKN, sehingga perubahan harga impor mempengaruhi volume impor (KIK), kesesuaian model bagus (fit) berada dalam kisaran 75 – 98 persen. Hasil peramalan tahun 2013 – 2020 menghasilkan rata-rata pertumbuhan produksi sebesar 1.2 jutaan ton atau sekitar 6.8 persen per tahun dan konsumsi sebesar 2.8 jutaan ton atau sekitar 2.1 persen per tahun, namun demikian, defisit rata-rata mengalami penurunan rata-rata sekitar 0.98 persen atau 1.4 jutaan ton per tahun. Analisis simulasi kebijakan bertujuan menganalisis strategi untuk meningkatkan produksi kedelai nasional pada periode 2013 – 2020 sesuai hasil peramalan, dimana simulasi tersebut diantaranya meningkatkan LATKN 7 persen, HKI 100 persen dan HKN 50 persen. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar penerapan pembelian harga petani spesifik lokasi, penetapan tarif impor kembali sesuai aturan WTO, kontribusi agribisnis misalnya diversifikasi produk, serta pemotongan jalur tataniaga yang lebih efisien dan efektif dari produsen ke konsumen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/73016
      Collections
      • MT - Economic and Management [3196]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository