Show simple item record

dc.contributor.advisoraidi, muhammad nur
dc.contributor.advisorindahwati
dc.contributor.authorrosdiana, Revi
dc.date.accessioned2014-12-16T07:40:55Z
dc.date.available2014-12-16T07:40:55Z
dc.date.issued2014-12-16
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/71687
dc.description.abstractDua tahap metode atau tmcm (two-step method for clustering mixed categorical and numeric data) merupakan alat analisis gerombol untuk data dengan tipe peubah campuran yakni data yang mengandung tipe peubah kategorik dan tipe peubah numerik. Pada penelitian ini dua tahap metode akan diaplikasikan pada data tanaman obat yang juga dibandingkan efektifitas pemakaiannya dengan dua tahap penggerombolan (twostep cluster). Data tanaman obat tersebut didapatkan dari website resmi fakultas farmasi universitas airlangga mengenai sistem informasi tanaman obat. Tanaman obat yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 149 tanaman obat. Hasil penggerombolan dengan dua tahap metode menghasilkan 50 gerombol pada analisis hac dan 3 gerombol dengan analisis k-means sebagai hasil akhir. Gerombol 1 memiliki 5 tanaman obat, gerombol 2 memiliki 134 tanaman obat sedangkan gerombol 3 memiliki 10 tanaman obat. Hasil penggerombolan dengan dua tahap penggerombolan didapatkan 3 gerombol dengan 47 tanaman obat pada gerombol 1, 55 tanaman obat pada gerombol 2, dan sebanyak 47 tanaman obat pada gerombol 3. Hasil pengukuran kebaikan penggerombolan dengan menggunakan ctm didapatkan bahwa penggerombolan menggunakan dua tahap metode lebih baik dalam membentuk gerombol dibandingkan dengan dua tahap penggerombolanen
dc.language.isoid
dc.titlePenggunaan dua tahap metode dan dua tahap penggerombolan pada peubah campuran (studi kasus : tanaman obat)en
dc.typeUndergraduate Thesisen
dc.subject.keyworddua tahap metodeen
dc.subject.keyworddua tahap penggerombolanen
dc.subject.keywordctmen
dc.subject.keywordhacen
dc.subject.keywordk-meansen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record