| dc.description.abstract | Pinus merkusii merupakan tumbuhan gymnospermae yang memiliki nilai ekonomi penting karena menghasilkan resin dan kayu yang baik. Selain itu p. Merkusii juga sering digunakan dalam program rebosisasi karena dapat tumbuh di lahan yang kritis. Pertumbuhan dan perkembangan p. Merkusii dipengaruhi oleh cendawan ektomikoriza yang membentuk simbiosis dengan akar tumbuhan tersebut. P. Merkusii bersimbiosis secara obligat dengan cendawan ektomikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis morfotipe akar, mengisolasi, dan mengkarakterisasi cendawan ektomikoriza yang bersimbiosis dengan p. Merkusii. Sebanyak 70.9% akar yang diperoleh dari 28 sampel bersimbiosis dengan cendawan ektomikoriza. Terdapat 26 morfotipe akar p. Merkusii yang terdiri atas 6 tipe ramifikasi dan 9 warna. Dikotomus cokelat merupakan morfotipe dengan frekuensi, persentase kolonisasi, dan kelimpahan relatif tertinggi. Persentase kolonisasi morfotipe dikotomus cokelat ialah 18.9% sedangkan kelimpahan relatifnya 26.7%. Terdapat 22 isolat yang berhasil diidolasi. Sebanyak 6 isolat yang terdiri dari isolat gd.151(3), gd.151(5a), gd.151(5b), gd.151(5c), gd.174(1), dan isolat gd.174(2) bukan merupakan cendawan ektomikoriza karena bersporulasi yaitu. Terdapat 3 isolat yang diduga cendawan ektomikoriza yaitu isolat gd.134(2b) dan gd.142(5) yang merupakan spesies cenococcum geophilum serta isolat gd.162(1) yang memiliki sambungan apit. Beberapa struktur yang teramati dari berbagai isolat yaitu klamidospora, blastospora, anastomosis, dan papila. | en |