| dc.description.abstract | Peningkatan produktivitas kumis kucing membutuhkanperbaikan teknik budidaya, salah satu usaha tersebut adalah dengan melakukan pemupukan. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan dosis pemupukan N,P, dan K yang tepat untuk pertumbuhan dan produksi biomassa dan kadar sinensetin tanaman kumis kucing (Orthosipon aristatus).Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor tunggal yaitu perlakuan pemupukan N, P dan K. Terdapat limataraf perlakuan yaitu: kontrol, tanpa pemberian pupuk N, P, dan K , ½ dosis rekomendasi (N : 39.37 kg/ha, P : 18 kg/ha, K: 30 kg/ha), 1 dosis rekomendasi (N : 78.75 kg/ha, P : 36 kg/ha, K: 60 kg/ha), 1½ dosis rekomendasi (N : 118.12 kg/ha, P : 54 kg/ha, K: 90 kg/ha), 2 dosis rekomendasi (N : 157.50 kg/ha, P : 72 kg/ha, K: 120 kg/ha) setiap perlakuan diulang empat kali sehingga terdapat 33 tanaman setiap percobaan. Tanaman kumis kucing dipupuk pada 2 dan 4 MST (Minggu Setelah Tanam) sesuai dengan perlakuan dosis yang ditentukan. Pemupukan N, P, dan K mampu meningkatkatkan pertumbuhan vegetatif dan meningkatkan produksi biomasa pada tanaman kumis kucing (Orthosipon aristatus). Dosis pemupukan terbaik untuk meningkatkan produksi bobot basah daun tanaman kumis kucing adalah dengan dosis 1/2 rekomendasi yaitu N: 39.37 kg/ha, P: 18 kg/ha, K: 30 kg/ha. | en |