Show simple item record

dc.contributor.advisorDarusman, Latifah Kosim
dc.contributor.advisorWahyuni, Wulan Tri
dc.contributor.authorSurya, Nurzakiah Kahfi
dc.date.accessioned2014-02-11T01:50:40Z
dc.date.available2014-02-11T01:50:40Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/67806
dc.description.abstractPenapisan tanaman sebagai inhibitor asetilkolinesterase (AChE) untuk pengobatan penyakit Alzheimer telah banyak dilakukan. Penelitian ini menguji potensi ekstrak bakau sebagai inhibitor AChE dan antioksidan. Sampel daun dan buah bakau diekstraksi dengan bantuan sonikasi dengan peningkatan kepolaran pelarut, yaitu n-heksana, etil asetat, dan metanol. Hasil pengujian inhibisi AChE menggunakan metode Ellman menunjukkan bahwa ekstrak metanol buah R. mucronata memiliki aktivitas inhibisi terbaik dengan konsentrasi inhibisi 50% (IC50) 1 mg/L sementara IC50 kontrol positif fisostigmina sebesar 0.06 mg/L. Uji antioksidan melalui penangkapan radikal bebas 2,2-difenil-2-pikrilhidrazil menunjukkan bahwa ekstrak tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang baik dengan IC50 sebesar 3.74 mg/L saat asam askorbat memiliki IC50 sebesar 1.31 mg/L. Komponen ekstrak dipisahkan dengan kromatografi kolom menggunakan kloroform, etil asetat, dan metanol secara gradient bertahap. Pemisahan ini tidak dapat dilakukan karena terjadi penggumpalan ekstrak yang diduga disebabkan oleh kandungan karbohidrat yang cukup tinggien
dc.language.isoid
dc.titlePotensi Ekstrak Bakau (Rhizophora spp.) sebagai Inhibitor Asetilkolinesterase dan Antioksidanen
dc.subject.keywordantioksidanen
dc.subject.keywordasetilkolinesteraseen
dc.subject.keywordRhizophora spp.en


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record