Show simple item record

dc.contributor.advisorYonvitner
dc.contributor.advisorFahrudin, Achmad
dc.contributor.authorLestari, Conny Puji
dc.date.accessioned2014-01-30T07:57:21Z
dc.date.available2014-01-30T07:57:21Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/67641
dc.description.abstractSelat Sunda merupakan salah satu perairan yang menyumbang sumber daya ikan cukup besar untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Pemanfaatan sumber daya tersebut dicirikan dari seberapa banyak armada kapal yang beroperasi dan alat tangkap yang digunakan. Alat tangkap yang digunakan berpengaruh pada keberlanjutan ikan, Keberlanjutan ikan tidak dilihat dari aspek biologisnya saja tetapi dari aspek ekologisnya. Produktivitas dan suseptabilitas analisis merupakan salah satu cara untuk melihat keberlanjutan ikan yang dilihat dari berbagai parameter. Sumber daya ikan yang diambil: ikan swanggi (Priacanthus tayenus), ikan kurisi (Nemipterus japonicus), ikan kuniran (Upeneus moluccensis), ikan tembang (Sardinella fimbriata), dan ikan kembung lelaki (Rastralliger kanagurta). Index kerentanan yang didapatkan menggunakan program PSA secara berturutturut sebesar 1.39, 1.42, 1.31, 1.04, dan 1.20. Hasil yang didapatkan bernilai dibawah 1.8 yang artinya sumber daya tersebut belum tergolong rentan. PSA membantu melihat tingkat kerentanan sumber daya ikan berbasis data serta mengevaluasi keberlanjutan spesies yang berasal dari Selat Sunda.en
dc.language.isoid
dc.titleTingkat Kerentanan Sumber Daya Ikan Berbasis Data Produktivitas dan Suseptabilitas di Selat Sundaen
dc.subject.keywordkerentananen
dc.subject.keywordproduktivitasen
dc.subject.keywordsuseptabilitas.en


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record