| dc.contributor.advisor | Priosoeryanto, Bambang Ponto | |
| dc.contributor.advisor | Lay, Bibiana W. | |
| dc.contributor.advisor | Harris, Enang | |
| dc.contributor.author | Angka, Sri Lestari | |
| dc.date.accessioned | 2010-03-23T03:57:16Z | |
| dc.date.available | 2010-03-23T03:57:16Z | |
| dc.date.issued | 2005 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/658 | |
| dc.description.abstract | Penyakit MAS (Motile Aeromonad Septicaemia) yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila sering menyebabkan wabah penyakit tukak pada ikan air tawar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tiga dosis galur A.hydrophila yang virulen yaitu 106, 107, 10º cfu/ml dalam bentuk sediaan U (tidak di cuci) dan O (di sonifikasi), disuntikkan pada ikan lele dumbo yang sehat, untuk mempelajari mekanisme patogenesis A. hydrophila yang memproduksi eksotoksin dan endotoksin. Mortalitas, gejala klinis dan gambaran darah diamati secara rutin. Uji antibakteri secara in vitro dari fitofarmaka (Piper betle, Andrographis paniculata dan Psidium guajava) dilakukan sebelum uji in vivo. Dua macam sediaan fitofarmaka yaitu seduhan dan bubuknya digunakan untuk uji in vivo menentukan efektifitas pencegahan dan pengobatan MAS, dengan cara menyuntikkan A.hydrophila pada ikan lele dumbo. Hasil yang didapatkan yaitu tidak adanya kematian ikan yang disuntik dengan A.hydrophila dosis 10 cfu/ml baik untuk sediaan U maupun O. Namun yang disuntik dengan U dosis 108 cfu/ml sebanyak 56% ikan uji mati pada jam ke 24 PI dan darahnya dihemolisis seluruhnya. Pada ikan yang disuntik dengan O dosis yang sama tidak terjadi hemolisis darahnya, kematian sebanyak 24%. Dari hasil uji in vitro ketiga jenis fitofarmaka didapatkan bahwa ketiga jenis tersebut mempunyai efek antibakterial terhadap A.hydrophila. Selanjutnya dari uji in vivo baik pengamatan gejala klinis maupun histopatologi didapatkan bahwa ketiga jenis fitofarmaka lebih efektif untuk pencegahan MAS daripada untuk pengobatannya. Fitofarmaka yang paling efektif adalah seduhan sambiloto karena secara histopatologi kerusakan ginjal paling ringan dan berbeda nyata dengan kontrol positif untuk semua organ. | |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | |
| dc.title | Kajian Penyakit Motile Aeromonad Septicaemia (MAS) pada Ikan Lele Dumbo (Claries sp.) : Patologi, Pencegahan, dan Pengobatannya dengan Fitofarmaka | id |
| dc.title.alternative | IPB (Bogor Agricultural University) | id |