Tingkat Penerapan Pengendalian Hama Terpadu oleh Petani (Kasus Petani Padi Sawah di Desa Purwasari, Kecamatan Darmaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat)
| dc.contributor.advisor | Pulungan, Ismail | |
| dc.contributor.advisor | S., Basita Ginting | |
| dc.contributor.advisor | Lumintang, Richard W.E. | |
| dc.contributor.author | Rosa, Ellya | |
| dc.date.accessioned | 2010-04-22T06:18:10Z | |
| dc.date.available | 2010-04-22T06:18:10Z | |
| dc.date.issued | 2002 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/6532 | |
| dc.description.abstract | Perlindungan tanaman dengan menggunakan pestisida telah menimbulkan dampak negatif antara lain pencemaran lingkungan (tanah air, udara, tanaman dan lingkungan hidup lainnya). Pengendalian Hama Terpadu (PHT) merupakan suatu konsep dan program pemerintah dalam perlindungan tanaman dengan menggunakan empat prinsip manajemen, yaitu budidaya tanaman sehat, pengamatan mingguan, melestrarikan m u d alami dan penguasaan teknologi PHT oleh petani. Penelitian tentang Tingkat Penerapan Pengendalian Hama Terpadu oleh Petani bertujuan untuk mengkaji sejauhmana tingkat penerapan PHT oleh petani, faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat penerapan PHT dan mengkaji perbedaan tingkat penerapan PHT antara petani anggota kelompok tani dan petani non anggota kelompok tani. | id |
| dc.title | Tingkat Penerapan Pengendalian Hama Terpadu oleh Petani (Kasus Petani Padi Sawah di Desa Purwasari, Kecamatan Darmaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat) | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
MF - Human Ecology [2473]











