Show simple item record

dc.contributor.advisorSulistyono, Eko
dc.contributor.authorJuliana, Abe Eiko
dc.date.accessioned2013-04-25T07:48:57Z
dc.date.available2013-04-25T07:48:57Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/62939
dc.description.abstractPercobaan ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh irigasi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai pada sistem sandponic serta menemukan Efisiensi Penggunaan Air Irigasi (EPAI) terbaik yang dilaksanakan di rumah kaca Kebun Percobaan IPB Cikabayan pada bulan Maret 2012-Agustus 2012. Percobaan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak, satu faktor dan tiga ulangan. Terdapat 12 satuan percobaan dengan total 60 tanaman cabai. Perlakuan terdiri dari satu faktor berupa perlakuan irigasi yang mencakup empat koefisien tanaman-panci (0.5 Eo, 1 Eo, 1.5 Eo, 2 Eo). Varietas tanaman cabai yang digunakan adalah cabai hibrida Serambi. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun, dan bobot buah terberat ditunjukkan oleh perlakuan 2 Eo dengan jumlah air irigasi terbanyak. Total irigasi yang diberikan bervariasi dari 9.4 hingga 37.8 liter per tanaman. Perlakuan tidak berpengaruh terhadap nisbah akar/tajuk pada 1 bulan sesudah tanam (BST) namun berpengaruh pada saat 2 BST dan 3 BST. Perlakuan tidak berpengaruh terhadap EPAI berdasarkan bobot kering atau disebut sebagai nisbah bobot kering total / volume irigasi. Bobot buah dan EPAI berdasarkan bobot buah atau disebut sebagai nisbah bobot buah total/ volume irigasi terbesar didapat pada perlakuan dengan jumlah air irigasi yang terbanyak yaitu 2 Eo. Terdapat hubungan positif linier antara jumlah buah dengan volume irigasi.en
dc.subjectBogor Agricultural University (IPB)en
dc.titlePengaruh Volume Irigasi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum annum L.)en


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record