View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Deteksi kemampuan Artemia dan kutu air dalam uptake bakteri mengandung DNA asing menggunakan PCR

      Thumbnail
      View/Open
      fullteks (2.333Mb)
      BAB I (392.1Kb)
      BAB II (549.3Kb)
      BAB III (441.2Kb)
      BAB IV (881.2Kb)
      BAB V (391.7Kb)
      Cover (332.0Kb)
      Daftar Pustaka (414.9Kb)
      Lampiran (1.569Mb)
      Ringkasan (342.8Kb)
      Date
      2010
      Author
      Fuadi, Muhammad
      Alimuddin
      Soelistyowati, Dinar Tri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Peningkatan daya tahan ikan terhadap infeksi penyakit dapat dilakukan melalui pemberian vaksin DNA. Pemberian vaksin umumnya menggunakan metode injeksi. Namun demikian, metode injeksi memiliki beberapa keterbatasan dan tidak efisien karena memerlukan cukup banyak waktu. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode alternatif yang dapat diaplikasikan secara massal seperti melalui pakan alami. Artemia dan kutu air (Daphnia dan Moina) merupakan jenis pakan alami yang sering digunakan sebagai pakan benih ikan. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kemampuan Artemia dan kutu air dalam uptake bakteri yang mengandung DNA asing menggunakan PCR. Informasi yang diperoleh berguna dalam aplikasi vaksin DNA melalui pakan alami. Artemia dan kutu air diberi bakteri mengandung DNA asing berupa konstruksi gen pKrt-GFP sebagai model untuk vaksin DNA. Kepadatan bakteri dalam media kultur pakan alami adalah 1,2 x 108 cfu/ml. Setiap 30 menit selama 3 jam, sebanyak 100 ekor Artemia diambil untuk isolasi DNA, sedangkan untuk kutu air 30 ekor diambil setiap 2 jam sekali selama 10 jam. DNA genom Artemia dan kutu air diisolasi menggunakan kit Puregene Minneapolis, USA. Konsentrasi dan tingkat kemurnian DNA hasil isolasi dianalisis menggunakan DNA calculator (GenQuant) dan elektroforesis dengan gel agarosa. Kemampuan Artemia dan kutu air dalam uptake bakteri dianalisis menggunakan metode PCR dengan menghitung jumlah copy DNA asing. PCR dilakukan menggunakan primer GFPF (5’-GGTCGAGCTGGACGG-3’) dan GFP-R (5’-ACGAACTCCAGCAGG-3’). Sebagai kontrol internal loading DNA, PCR juga dilakukan menggunakan primer β-aktin. Produk PCR dielektroforesis dan divisualisasi menggunakan etidium bromida dan disinari ultraviolet. Ketebalan pita DNA diukur menggunakan software UN-SCAN-IT gel 6.0 untuk mengetahui jumlah copy DNA asing yang berhasil di-uptake oleh Artemia dan kutu air.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/62780
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1890]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository