| dc.description.abstract | Larva chironomid merupakan serangga air yang paling banyak ditemukan pada ekosistem perairan tawar. Keberadaan larva chironomid sangat bergantung terhadap kondisi perairan dan substrat sebagai habitatnya. Kedalaman merupakan faktor yang mempengaruhi parameter kualitas air lainnya. Terjadinya perbedaan kedalaman memberikan pengaruh berbeda pula terhadap parameter kualitas air yang pada akhirnya berpengaruh terhadap penyebaran dan proses kolonisasilarva chironomid pada suatu habitat perairan. Seringkali penggunaan alat konvensional dirasakan kurang efisien dan efektif dalam upaya mengkaji larva chironomid oleh sebab itu substrat buatan digunakan untuk melihat proses kolonisasi dan suksesi pada larva chironomid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika jenis dan kelimpahan komunitas larva chironomid.Larva chironomid yang diamati adalah larva chironomid yang berada pada substrat buatan yang diletakkan pada kedalaman berbeda. Pengamatan larva chironomid menggunakan substrat buatan pada kedalaman 2m dan 3,5m di stasiun KJA dan non-KJA yang dilakukan selama dua bulan, terbagi menjadi empat kali pengamatan. Hasil penelitian yang didapat selama pengamatan meliputi keberadaan jenis larva chironomid yang ditinjau dari kelimpahan larva chironomid, distribusi frekuensi panjanglarva chironomid, dan stage larva chironomid. Kondisi perairan ditinjau dari beberapa parameter fisika dan kimia, yaitu suhu, kecerahan, kekeruhan, padatan terlarut, padatan tersuspensi, pH, BOD, COD, dan oksigen terlarut yang terdapat dalam perairan. | en |