| dc.description.abstract | Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam di kawasan pesisir hingga ke daratan. Selain itu ekosistem mangrove juga memiliki fungsi ekonomis, sehingga banyak manusia yang memanfatkan potensi tersebut. Apabila dieksploitasi berlebihan tanpa memperhatikan kelestariannya, maka yang terjadi adalah kerusakan pada ekosistem tersebut dan berakibat pada lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerusakan ekosistem mangrove dan faktor-faktor penyebabnya di kawasan pesisir Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten, mengkaji tata lingkungan kawasan pesisir, dan rencana manajemen rehabilitasi mangrove. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2009 di kawasan pesisir Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten. Metode pengambilan contoh yang digunakan adalah kombinasi penarikan contoh acak berlapis dan sistematik, sedangkan teknik pengambilan contoh dilakukan dengan menggunakan metode jalur (Line Transek) dan transek kuadrat sejajar garis pantai. Pengambilan contoh berupa air, substrat dan mangrove dilakukan satu kali pada kondisi pasang dan surut di enam stasiun dengan masing-masing stasiun tiga replika. Tingkat kerusakan ekosistem mangrove diperoleh dari indeks kerapatan berdasarkan Kep-MENLH No 201 (2004) modifikasi, sedangkan parameter substrat untuk mengetahui struktur substrat menggunakan metode Segitiga Millar. | en |