View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Deteksi Sel Donor Ikan Gurame Osphronemus gouramy pada Larva Ikan Nila Oreochromis niloticus sebagai Resipien dengan Teknik PCR

      Thumbnail
      View/Open
      fulltext (2.406Mb)
      BAB I (378.0Kb)
      BAB II (460.4Kb)
      BAB III (383.8Kb)
      BAB IV (1.437Mb)
      BAB V (338.5Kb)
      COVER (382.8Kb)
      DAFTAR PUSTAKA (366.7Kb)
      LAMPIRAN (1.164Mb)
      RINGKASAN (375.2Kb)
      Date
      2010
      Author
      Hermawan, Ade
      Alimuddin
      Soelistyowati, Dinar Tri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ikan gurame (Osphronemus gouramy) memiliki pertumbuhan dan matang gonad yang lambat sehingga produksi benih menjadi terhambat. Aplikasi teknologi induk semang (surrogate broodstock) atau transplantasi sel diduga dapat mengatasi lambatnya ikan gurame matang gonad. Teknologi induk semang adalah teknologi transplantasi sel germinal donor ke rongga perut larva ikan resipien dan selanjutnya setelah ikan resipien matang gonad dan melalui pembuahan, maka ikan donor dapat diproduksi. Pada teknologi induk semang dibutuhkan ikan resipien yang cocok yang dapat menerima dan mendukung perkembangan sel gonad donor. Dalam rangka pengembangan induk semang untuk ikan gurame, ikan nila diduga sebagai kandidat utama untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagai tahap awal dalam pengembangan teknologi induk semang, perlu dikembangan metode deteksi sel donor dalam ikan resipien. Sel donor umumnya diberi label gen GFP atau PKH-26 sehingga mudah dikenali menggunakan mikroskop fluoresen. Namun demikian, pembuatan ikan transgenik donor yang mengekspresikan gen GFP membutuhkan waktu yang lama sehingga cara tersebut dinilai kurang efisien. Selain itu, ketersediaan mikroskop fluoresen juga masih terbatas di Indonesia. Salah satu cara alternatif yang diduga efektif dalam mengidentifikasi sel donor adalah menggunakan PCR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kemampuan PCR untuk mendeteksi sel donor dalam tubuh resipien. Sebagai pembanding, sel diberi label PKH-26.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/61651
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1890]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository