| dc.description.abstract | Bercak daun merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan penurunan produksi kacang tanah yang cukup besar. Penggunaan varietas unggul yang tahan terhadap penyakit bercak daun dan berdaya hasil tinggi merupakan salah satu pengendalian yang efektif untuk digunakan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi daya hasil 16 galur GWS kacang tanah tahan penyakit bercak daun, hasil persilangan antara varietas Gajah dan galur introduksi GPNC-WS 4. Penelitian dilaksanakan di Desa Cijelag, Kabupaten Sumedang pada bulan Maret sampai bulan Juni 2012. Bahan tanam yang digunakan adalah 16 galur GWS kacang tanah dan empat varietas pembanding yaitu Gajah, Sima, Jerapah, dan Zebra Putih. Gajah adalah varietas pembanding yang rentan terhadap penyakit bercak daun, sedangkan tiga lainnya yaitu Sima, Jerapah, dan Zebra Putih merupakan varietas pembanding yang toleran terhadap penyakit bercak daun. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) satu faktor yaitu 20 genotipe kacang tanah dengan tiga ulangan. Terhadap data yang diperoleh dilakukan uji kenormalan dengan metode Andersson-Darling. Transformasi dilakukan pada data yang menunjukkan sebaran tidak normal. Selanjutnya data yang telah memiliki sebaran normal diolah dengan uji-F, perlakuan yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan uji t-Dunnett pada taraf nyata 5%. Analisis data lainnya digunakan untuk menduga nilai heritabilitas arti luas dan korelasi antar karakter yang diamati. | en |