Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwanto, Joko
dc.contributor.advisorRustiadi, Ernan
dc.contributor.advisorHardjomidjojo, Hartrisari
dc.contributor.authorDamai, Abdullah Aman
dc.date.accessioned2010-04-21T07:04:22Z
dc.date.available2010-04-21T07:04:22Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/6010
dc.description.abstractBandar Lampung merupakan ibu kota dan pusat aktivitas perekonomian di Provinsi Lampung. Sebagian aktivitas ekonomi Bandar Lampung terpusat di wilayah pesisir, yang membentang pada garis pantai sepanjang 27,01 km, dengan luas wilayah daratan 5.667 ha dan perairan Teluk Lampung seluas 4.872 ha. Wilayah pesisir tersebut meliputi Kecamatan Teluk Betung Barat, Teluk Betung Selatan, dan Panjang. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di wilayah pesisir telah menimbulkan masalah keruangan yang kompleks, dan melibatkan konflik kepentingan antar pelaku. Pada kenyataannya, instrumen tata ruang yang meliputi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detil Tata Ruang Kota (RDTRK), kurang efektif. Pendekatan sistem diharapkan mampu memberikan solusi komprehensif bagi penataan ruang ruang wilayah pesisir Bandar Lampung, sebagaimana dilakukan dalam penelitian ini
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePendekatan Sistem Untuk Penataan Ruang Wilayah Pesisir Kota Bandar Lampungid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record