View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Resources Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Resources Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Penambahan CaO Pada Media Budidaya Bersalinitas 4 ppt Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Udang Galah Macrobrachium rosenbergii de Man

      Thumbnail
      View/Open
      BAB I (331.0Kb)
      BAB II (439.7Kb)
      BAB III (362.4Kb)
      BAB IV (477.2Kb)
      BAB V (317.1Kb)
      full text (902.3Kb)
      Cover (332.9Kb)
      Daftar Pustaka (332.5Kb)
      Lampiran (501.4Kb)
      Ringkasan (318.9Kb)
      Date
      2010
      Author
      Sari, Dina Martina
      Djokosetiyanto, D.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Permintaan akan udang galah mengalami peningkatan pada tiap tahunnya. Akan tetapi peningkatan permintaan ini tidak diimbangi dengan peningkatan produksi sehingga permintaan tersebut belum terpenuhi. Namun kenyataan menunjukkan bahwa pertumbuhan udang galah relatif lambat. Pertumbuhan yang lambat ini diduga karena belum efisiennya udang galah dalam memanfaatkan materi dan energi yang terdapat dalam pakan maupun sistem pengelolaan lingkungan yang belum tepat. Pertumbuhan pada golongan udang-udangan selalu berkaitan dengan proses gantu kulit atau pergantian eksoskeleton. Proses ganti kulit merupakan adaptasi ukuran tubuh udang terhadap pertambahan ukuran tubuhnya. Eksoskeleton yang menjadi cangkang udang ini tersusun dari bahanbahan yang sebagian besar merupakan kalsium, oleh karena itu ketika proses pembentukan eksoskeleton berlangsung udang akan membutuhkan kalsium dalam jumlah yang lebih banyak. Berdasarkan proses tersebut, maka udang yang berada dalam lingkungan perairan yang sadah proses pembentukan eksoskeletonnya berlangsung lebih cepat. Melihat karakteristik pertumbuhan ini, salah satu upaya untuk mengatasi masalah pertumbuhan udang galah adalah dengan menambahkan kapur CaO ke dalam media pemeliharaan sebagai sumber kalsium untuk mempercepat proses ganti kulit sehingga rekayasa ini dapat meningkatkan pertumbuhan udang galah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan kapur CaO dengan dosis tertentu pada media budidaya bersalinitas 4 ppt pada udang galah (Macrobrachium rosenbergii de Man) dengan parameter derajat kelangsungan hidup dan pertumbuhan harian yang tinggi sebagai tolok ukurnya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan bulan Juli 2008 bertempat di Laboratorium Lingkungan, Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Tahap persiapan meliputi persiapan air tandon, pembuatan larutan air stok 4 ppt, dan persiapan perlakuan. Perlakuan yang diberikan yaitu media pemeliharaan yang tidak ditambahkan kapur (kontrol), media pemeliharaan yang ditambah kapur 30, 60, 90, dan 120 mg/l. Udang galah uji adalah tokolan 1 strain GIMacro dengan berat rata-rata 0,12 gram dan panjang 2,79 cm dengan padat tebar 8 ekor/akuarium yang berasal dari Loka Riset Pemuliaan dan Teknologi Budidaya Air Tawar Sukamandi, Subang, Jawa Barat. Udang galah diberi pakan berupa pellet udang komersial dengan merk 802, produk dari PT. Centra Pangan Pertiwi. Persentase pakan yang diberikan adalah 15% dari bobot biomassa. Frekuensi pemberian pakan sebanyak 3 kali sehari pada pukul 08.00, 13,00 dan 17.00 WIB. Sampling kelangsungan hidup dilakukan setiap hari, sedangkan sampling bobot dan panjang dilakukan setiap 10 hari. Dan pergantian air sebanyak 50% setiap 3 hari sekali. Selain itu, untuk mengetahui parameter kualitas air dilakukan pengukuran pada awal tebar (hari ke- 1), tengah (hari ke-15), dan akhir pemeliharaan (hari ke-30). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan masingmasing perlakuan menggunakan tiga kali ulangan. iii Penambahan CaO dengan dosis 30-120 mg/l memberikan nilai kelangsungan hidup sebesar 83,3-87,5% lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan tanpa penambahan CaO yaitu sebesar 75%. Perlakuan penambahan CaO sebanyak 30-90 mg/l memberikan nilai pertumbuhan panjang relatif tinggi yaitu sebesar 0,72-0,79 cm dibandingkan dengan tanpa penambahan CaO yaitu sebesar 0,71 cm. Laju pertumbuhan bobot memberikan nilai tertinggi pada perlakuan penambahan CaO sebanyak 30 mg/l yaitu sebesar 4,66% dibandingkan dengan penambahan kapur 60-120 mg/l yaitu berkisar antara 4,29-4,42%. Penambahan CaO sebanyak 30-90 mg/l memberikan rata-rata udang galah yang ganti kulit sebesar 5-5,67 ekor sekitar 15-17 ekor dibandingkan dengan perlakuan tanpa penambahan CaO yaitu rata-rata udan galah yang ganti kulit sebanyak 4,67 ekor sekitar 14 ekor. Begitu pula kandungan kalsium dalam cangkang udang dengan panambahan CaO sebanyak 90 mg/l memberikan nilai sebesar 40,6% dibandingkan dengan perlakuan 0-120 mg/l yaitu menunjukkan kandungan kalsium sebesar 6,6-9,4%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/59450
      Collections
      • UT - Aquatic Resources Management [2679]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository