Kebiasaan Makan Ikan Kuniran Upeneus moluccensis (Bleeker, 1855) Hasil Tangkapan di Perairan Selat Sunda
Abstract
Dibawah bimbingan Yonvitner dan Ali Mashar. Ikan kuniran (Upeneus moluccensis) adalah salah satu ikan demersal yang cukup dominan tertangkap di perairan Selat Sunda dan didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuan, Banten. Tingginya permintaan pasar terhadap ikan kuniran menyebabkan aktifitas penangkapan terus meningkat. Hal ini dapat berpengaruh terhadap jumlah stok dan kelestarian sumberdaya ikan kuniran di daerah perairan Selat Sunda, Banten. Upaya untuk mencegah agar ikan kuniran tidak punah dan tetap lestari memerlukan langkah kebijakan yang tepat, untuk itu diperlukan informasi lengkap tentang aspek biologi dan ekologi ikan kuniran. Salah satu aspek biologi yang sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan kuniran ialah makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makan dan pola makan ikan kuniran. Penelitian ini dilakukan di PPP Labuan, Provinsi Banten. Ikan contoh yang diperoleh dari PPP Labuan merupakan hasil tangkapan nelayan di sekitar perairan Selat Sunda, Banten. Data yg diambil berupa data primer. Pengambilan data primer dilakukan setiap satu kali dalam sebulan mulai bulan Maret 2011 hingga September 2011. Data yang diambil berupa panjang total ikan dan bobot basah ikan, panjang usus serta berat isi lambung. Analisis data yang dilakukan adalah ISC (Index of Stomach Content), faktor kondisi, IP (Index of Preponderance) dan analisa statistik kelompok. Ikan kuniran yang digunakan dalam penelitian ini adalah spesies Upeneus moluccensis. Nilai indeks isi lambung pada ikan kuniran jantan mulai bulan Maret hingga September adalah 0,6832 (21%); 0,4757 (15%); 0,3674 (11%); 0,6029 (19%); 0,3744 (12%); 0,3822 (12%); 0,3038 (10%) sedangkan nilai indeks isi lambung pada ikan kuniran betina dari bulan Maret hingga September adalah 0,6363 (19%); 0,6527 (20%); 0,2951 (9%); 0,4558 (14%); 0,5355 (16%); 0,4276 (13%) dan 0,2809 (9%). Ikan kuniran jantan memiliki nilai ISC tertinggi pada bulan Maret sedangkan ikan kuniran betina pada bulan April. Jenis makanan ikan kuniran adalah oleh udang dan ikan

